Anggota TPNPB Oniara Wonda tutup usia 

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat
Ilustrasi TPNPB . - Dok. TPNPB

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka atau TPNPB-OPM, Sebby Sambom mengabarkan bahwa anggota TPNPB-OPM, Oniara Wonda meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah Wamena. Oniara Wonda meninggal saat menjalani hukuman 8 tahun penjara.

Sebby Sambom menyatakan Oniara Wonda meninggal karena luka tembak yang dideritanya. “Ia meniggal dunia lantaran sakit akibat luka tembak di kaki, dan penyakit lainnya. Akhirnya Oniara Wonda telah meninggal dunia,” kata Sambom kepada wartawan, Senin (13/9/2021).

Read More

Oniara Wonda ditangkap polisi saat berada di Igimbut, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, pada 31 Mei 2020. Wonda kemudian diadili di Pengadilan Negeri Nabire, dinyatakan bersalah melakukan pembunuhan secara bersama-sama, dan dihukum 12 tahun penjara. Kasus itu merupakan kasus penembakan terhadap mobil patroli Brimob di Kampung Wandegobak, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya pada 2011, yang menewaskan dua anggota Brimob.

Baca juga: Kontak tembak terjadi di Pegunungan Bintang, sejumlah kantor dibakar

“Kasus [di] Puncak Jaya sudah disidangkan di Pengadilan Negeri Nabire.  Oniara [juga akan diadili untuk kasus di] Lanny Jaya. Dia menjalani [hukuman penjara] di Lembaga Pemasyarakatan Nabire. Dia [dibawa] ke Wamena untuk mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri Wamena,” kata Sambom.

Sambom mengatakan di Wamena Oniara Wonda sakit parah, hingga dirawat di rumah sakit. “Dia meninggal dengan status tahanan politik,” kata Sambom.

Aktivis Hak Asasi Manusia, Raga Kogoya membenarkan kabar meninggalnya Oniara Wonda. Menurut Raga Kogoya, pemakaman Oniara Wonda ditangani oleh TNI/Polri, dan jenazah Wonda telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Sinakma, Wamena.

“Sudah dikuburkan tadi pagi di pemakaman umum di Sinakma. Mama kandungnya besok akan diantar pulang ke Puncak Jaya,” kata Kogoya.

Anggota TPNPB-OPM Rambo Lokmbre menyampaikan rasa duka citanya yang mendalam atas kepergian kerabat seperjuangannya Oniara Wonda. “Mewakili seluruh TPNPB-OPM kami menyampaikan turut berduka cita yang amat mendalam. [Itu adalah kabar duka] bagi tentara revolusi West Papua. Perjuangan sucimu untuk memulangkan kolonial Indonesia dari Tanah Papua akan kami lanjutkan sampai Sang Fajar berkibar lagi,” kata Lokmbre. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Related posts