Papua No. 1 News Portal | Jubi
Enarotali, Jubi – Ketua Badan Pengurus Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) Thillemans Provinsi Papua, Pastor Marthen E. Kuayo, Pr menanggapi vaksinasi Korona khusus untuk siswa TK, SD, SMP, SMA, dan SMK YPPK Thillemans se Keuskupan Timika.
“Sekolah tidak diperbolehkan melaksanakan pemberian vaksin Covid-19 bagi peserta didik. Sebaiknya orang tua atau wali murid yang memutuskan menerima vaksin Covid-19,” ujar Pastor Marthen E. Kuayo, Pr ketika dikonfirmasi Jubi, Sabtu, (16/1/2021).
Selain itu, Kuayo juga mengatakan sekolah-sekolah kota dan pinggiran seperti Mimika, Nabire, Biak, dan Serui dapat menyesuaikan diri dengan kebijakan pemerintah berkaitan dengan tatap muka atau belajar jarak jauh.
“Lalu sekolah-sekolah yang berada ada di pusat ibukota kabupaten pegunungan seperti Puncak Jaya, Puncak, Intan Jaya, Paniai, Deiyai dan Dogiyai dapat menyesuaikan diri dengan kebijakan pemerintah setempat,” katanya.
Menurut dia, imbauan serupa telah disampaikan pihaknya kepada para pengurus sekolah wilayah (PSW) YPPK di semua kabupaten dalam Keuskupan Timika.
Menanggapi itu, Esau Tekege, Kepala SMP YPPK Epouto, Distrik Yatamo, Paniai mengatakan, sejak awal penyebaran virus Korona mulai bergema di dunia pihaknya tetap melakukan kegiatan belajar mengajar dengan cara tatap muka.
Pasalnya sekolah yang ia pimpin berada di pinggiran kota atau jarak 200 meter dari ibukota kabupaten.
“Kami (khusus SMP YPPK Epouto) sudah terbiasa dengan tatap muka. Bagaimana mau belajar jarak jauh, jangankan jaringan Telkomsel, jaringan internet saja tidak ada di sini. Jadi kalaupun pemerintah daerah ambil kebijakan belajar jarak jauh juga, pasti tidak mempan. Ya kami tetap tatap muka,” katanya. (*)
Editor: Syam Terrajana
