Papua No.1 News Portal | Jubi
Serui, Jubi – Layanan internet padam total di sejumlah sekolah dan puskesmas di Kepulauan Yapen. Koneksi diperkirakan baru normal kembali pada awal bulan ini.
Koneksi internet mereka selama ini mengandalkan teknologi antena penerima sinyal satelit (VSAT). Layanan tersebut terhenti karena berakhirnya masa kerja sama dengan penyedia jasa (provider).
“Kerja samanya berakhir pada Desember 2019. Selanjutnya, akan dilakukan penggantian perangkat (fasilitas jaringan) dengan teknologi terbaru,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kepulauan Yapen Wellem Zaman Bonai, dikutip dari kepyapenkab.go.id, Rabu (8/1/2020).
Diskominfo bakal mengoperasikan layanan internet dengan kabel serat optik untuk menggantikan teknologi VSAT. Koneksi dan pengiriman data bakal jauh lebih cepat dan lancar karena menggunakan teknologi generasi keempat (4G).
Penggunaan layanan internet dengan kabel serat optik juga bakal diberlakukan di sejumlah perkantoran dan layanan publik di Kepulauan Yapen. Proses migrasi jaringannya ditargetkan berlangsung sekitar dua bulan.
“Kami telah mengajukan kontrak penggunaan kabel serat optik. Penyambungannya ditargetkan selesai pada Maret,” ujar Bonai.
Migrasi jaringan diharapkan juga menunjang pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di Kepulauan Yapen. Pihak sekolah bisa memanfaatkan fasilitas di perkantoran pemerintah ketika terjadi gangguan pada koneksi internet mereka.
Menurut Bonai, sejauh ini baru ada dua sekolah yang berencana mengoperasikan layanan internet berbasis kabel serat optik di Kepulauan Yapen. Mereka ialah SMK YPK Serui, dan SD Negeri Inpres Tingkat Serui. Bonai berharap layanan internet di seluruh sekolah di ibukota Kepulauan Yapen beralih ke teknologi serat optik. (*)
Editor: Aries Munandar
