Papua No. 1 News Portal | Jubi
Sentani, Jubi – Banjir bandang yang melanda Kota Sentani Kabupaten Jayapura, Maret silam, juga merusak tempat wisata Kali Bak Nolokla Asey Kecil Kampung Harapan. Banjir merusak dan melepas sebagain batu yang tersusun untuk dilewati oleh pengunjung tempat wisata. Selain itu batu-batu juga membuat kali tempat mandi menjadi dangkal.
“Dari kejadian banjir bandang memang kasih rusak sebagian tempat ini tapi pengunjung masih ramai,” kata Manu, penjaga tempat wisata Kali Bak, kepada Jubi, Kamis (8/8/2019).
Manu juga mengatakan tidak setiap hari ada pengunjung yang datang berkunjung di tempat wisata ini tapi tetap ada yang datang.
“Pengunjung datang ramai itu hari Senin dan Selasa. Tapi yang paling ramai itu hari Jumat, Sabtu, dan Minggu. Kalau di tiga hari ini penuh pengunjung dan kendaraan yang datang juga banyak. Paling ramai itu siang menjelang sore hari,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan pengunjung tidak hanya dari kalangan anak muda namun mulai dari anak muda sampai orang tua.
“Untuk tarif masuk itu Rp2 ribu dan uang parkir kendaran mulai dari Rp20-50 ribu, tergantung jenis mobil atau kendaran. Kalau motor Rp10 ribu dan sewa pondok Rp100 ribu,” jelas Manu.
Yenius Wenda, seorang pengunjung Kali Bak Nolokla, mengatakan jika tempat ini dikelola dengan baik maka akan menarik pengunjung sangat banyak.
“Tempat ini sudah sangat sejuk apalagi di bawah pohon-pohon. Jika tempat ini dikelola baik maka akan banyak pengunjung yang berdatangan ke tempat ini,” kata Yenius.
Menurut Yenius, mengingat pelaksanaan PON 2020 makin dekat, harus mulai dipikirkan tempat wisata ini untuk dikelola lebih baik lagi.
“Tempat ini juga dekat dengan Stadion Papua Bangkit, jadi pasti orang akan ramai sekali datang ke sini. Itu saya yakin karena tempatnya sejuk,” ucapnya. (*)
Editor: Dewi Wulandari
