Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jakarta, Jubi – Media Israel menyebut Arab Saudi sedang bekerja sama dengan Amerika Serikat membujuk negara-negara lain termasuk Indonesia dan Oman untuk normalisasi hubungan dengan Israel. Menurut sumber diplomatik, Arab Saudi juga dilaporkan memainkan peran dalam perjanjian normalisasi yang ditengahi Donald Trump antara Israel dan Maroko.
Laporan di Channel 13 TV mengatakan bahwa Arab Saudi bekerja sama dengan pemerintahan Trump untuk membujuk beberapa negara lain menandatangani perjanjian normalisasi dengan Israel, kemungkinan sebelum pemerintahan Joe Biden mengambil alih bulan depan.
Baca juga : UEA cabut boikot Israel untuk normalisasi hubungan
Israel dan Bahrain resmi jadi rekan diplomatik
PBB sebut saatnya Israel-Palestina berunding
Sumber itu mengatakan bahwa Putra Mahkota Mohammed bin Salman mengawasi masalah ini dalam upaya mempersiapkan landasan untuk kesepakatan Israel-Saudi. Laporan tersebut berspekulasi bahwa Oman, yang memuji kesepakatan Israel-Maroko, akan menjadi yang berikutnya.
“Dikatakan juga bahwa Indonesia, negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, sangat ingin memiliki hubungan publik dengan Israel,” kata laporan Channel 13 TV, dikutip dari Times of Israel, (12/12/2020).
Channel 13 mengatakan meski perjanjian normalisasi penuh Israel dengan Arab Saudi tidak mungkin terjadi dalam beberapa minggu mendatang, tetapi ada upaya untuk meyakinkan Riyadh untuk mengambil langkah-langkah yang lebih kecil menuju normalisasi. Arab Saudi telah mengizinkan penerbangan Israel menggunakan wilayah udaranya menyusul pengumuman normalisasi UEA-Israel pada bulan Agustus.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Teuku Faizasyah, menegaskan tidak ada komunikasi antara Kemenlu RI soal normalisasi.
“Kemlu RI menjalankan Politik Luar Negeri atas konfik Palestina-Israel senantiasa berpegang pada amanat Konstitusi,” kata Faizasyah.
Sebelumnya Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi juga menegaskan kembali posisi Indonesia terkait konflik Palestina tidak berubah. “Saya tegaskan kembali posisi Indonesia, bahwa penyelesaian masalah Palestina-Israel harus didasarkan pada Resolusi DK PBB yang relevan dan parameter yang disepakati secara internasional, termasuk solusi dua negara,” kicau Retno Marsudi di Twitter pada pertengahan Agustus 2020 usai ada pengumuman normalisasi UEA-Israel.
Tercatat Maroko menjadi negara Arab keempat yang membuka hubungan diplomatik dengan Israel dalam empat bulan terakhir, bergabung dengan Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Sudan. Israel dan Maroko pada Kamis sepakat untuk menormalisasi hubungan dalam kesepakatan yang ditengahi Amerika Serikat, Reuters melaporkan. (*)
Editor : Edi Faisol
