Papua No. 1 News Portal | Jubi
Deiyai, Jubi – Rektor Tahun Orientasi Pastoral St. Petrus dan Paulus Nabire, Pastor Yan Puduuwiyai Douw Pr. meminta masyarakat dan semua komponen di Kabupaten Deiyai dan Paniai, agar menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah di Danau Tigi, Tage, dan Paniai yang berada di daerah Wissel Meren.
“Tiga danau ini penuh misteri, kenapa warga buang-buang sampah? Danau sudah penuh dengan sampah, ini dampaknya berbahaya,” katanya, saat menjadi pemateri pada Muspasmee VI di Damabagata, Tigi Timur, Kabupaten Deiyai, Rabu (19/2/2020).
Sejak dahulu, menurut Douw, ketiga danau itu memberikan kehidupan kepada warga setempat, dengan kekayaan danau seperti ikan dan udang yang melimpah.
“Orang Mee dari Tigi, Tage, dan Paniai menjadi pintar karena makan ikan dan udang. Sekarang kalian mau kasih makan apa kalau danau penuh dengan sampah?” tegasnya.
Sementara itu Pastor Santon Tekege, Pastor Paroki Yagai, Dekenat Paniai, mengatakan sejak 2017 pihaknya menjadikan Danau Paniai sebagai lokasi wisata rohani.
“Misalnya Danau Paniai, kami sudah jadikan wisata rohani, karena kami melihat danau sebagai tempat wisata dan memberikan kehidupan,” ujarnya.
Lanjutnya, danau juga merupakan pendapatan bagi kebutuhan ekonomi suku Mee, terutama yang berada di pesisir danau. “Karena itu danau ini dipelihara dan dijaga baik.” (*)
Editor: Kristianto Galuwo
