Papua No. 1 News Portal | Jubi
Manokwari, Jubi – Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI) merilis Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pilkada 2020 tingkat kabupaten/kota di Indonesia. Manokwari menempati level kerawanan tertinggi dengan skor 80,89.
Angka tersebut diambil dari pengukuran atas empat dimensi dan 15 subdimensi yang mencerminkan kerawanan penyelenggaraan Pilkada yakni dimensi konteksi sosial dan politik, pemilu yang bebas dan adil, kontestasi dan partisipasi.
Menanggapi hasil pemetaan IKP itu, Bawaslu kabupaten Manokwari berkomitmen untuk mengubah IKP dari rawan tertinggi menjadi paling aman.
“Solusi saat ini adalah Bawaslu Manokwari tetap membangun komunikasi, koordinasi dan sosialisasi dengan semua pihak sebagai langkah pencegahan dini,” ujar Syors A.Prawa, Ketua Bawaslu Manokwari, kepada wartawan, Selasa (25/2/2020).
Terkait fungsi pengawasan Pilkada Manokwari, kata Prawar, bukan semata tanggung jawab Bawaslu, tetapi dibutuhkan partisipasi masyarakat khususnya di kabupaten Manokwari.
“Bawaslu Manokwari sudah mengintruksikan kepada satker tingkat panwas Distrik untuk perkuat komunikasi dan koordinasi dengan pemanku kepentingan di masing-masing Distrik, untuk selalu membangun kerja sama yang baik sebagai langkah pencegahan dini,” ujarnya. (*)
Editor: Edho Sinaga
