Ledakan Covid-19, Malaysia jamin layanan kesehatan tak lumpuh

Papua
Ilustrasi pandemi Covid-19 - Pexels.com.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Pemerintah Malaysia menjamin layanan kesehatan tak akan lumpuh meski saat ini terjadi lonjakan Kasus Covid-19. Kantor Perdana Menteri (PMO) mengatakan pemerintah bakal memberi bantuan serta dukungan kepada Kementerian Kesehatan untuk meningkatkan kapasitas rumah sakit secara nasional.

Read More

“Pemerintah juga akan mempercepat tingkat vaksinasi dalam beberapa minggu ke depan dalam upaya mencapai kekebalan kelompok,” bunyi keterangan tertulis PMO dikutip dari New Straits Times, Jumat, (28/5/2021).

Baca juga : Dampak lockdown, maskapai asal Malaysia ini rugi hingga Rp8,5 triliun 

Wabah flu Afrika, Malaysia segera musnahkan 3 ribu babi  

PM Malaysia minta raja bubarkan parlemen usai pandemi Covid-19

Selain itu Kementerian Keuangan Malaysia saat ini sedang merinci paket bantuan untuk masyarakat dan sektor ekonomi yang terkena dampak. “Masyarakat diimbau untuk disiplin dan selalu mengikuti SOP untuk memutus rantai penularan Covid-19,” tulis pernyataan itu lebih lanjut.

Pemerintah Malaysia memutuskan bakal melakukan karantina wilayah atau lockdown total untuk menekan penularan Covid-19. Dalam empat hari terakhir, kasus infeksi harian di negara itu selalu mencatatkan rekor.

Pada Kamis, Menteri Kesehatan Malaysia Adham Baba mengatakan rumah sakit dan fasilitas karantina berisiko rendah dilaporkan telah terisi pasien Covid-19 sebanyak 75 persen. Sedangkan 9.689 tempat tidur di rumah sakit dan 25.605 tempat tidur di pusat kesehatan risiko rendah telah digunakan. Selangor, Kelantan, Johor, dan Terengganu, menjadi negara bagian dengan kasus infeksi paling parah di Malaysia. (*)

Editor : Edi Faisol

Related posts