Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jayapura, Jubi – Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu Kabupaten Pegunungan Bintang meminta masyarakat untuk mengawal tahapan seleksi anggota PPD dan PPS hingga KPPS dengan aman agar proses ini dapat berjalan baik.
Ini disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Pegunungan Bintang, Titus L. Mohy, Selasa (10/3/2020).
“Kami harap mereka yang mengikuti tahapan ini dapat berjalan baik hingga pada penyelengaraannya sebab para peserta yang ikut ambil bagian dalam proses ini merupakan penyelenggara bukan tim sukses pasangan calon,” katanya.
Dalam kegiatan sosialisasi di empat distrik ibukota Pegunungan Bintang, yakni distrik Okaom, distrik Serambakon, distrik Kalomdol dan distrik Oksibil, Titus mengatakan masyarakat memiliki hak untuk mengawasi seluruh tahapan pemilu.
“Masyarakat punya hak untuk mengawasi dan mengontrol sejumlah tahapan yang sedang berjalan ini, sebab kami sebagai penyelengara juga mempunyai kekurangan sama seperti yang lainnya. Dan proses tahapan ini akan dilakukan secara terbuka sehingga siapapun bisa memberikan masukan dan tanggapan dalam proses ini terutama peserta seleksi,” katanya.
Dalam kesempatan itu, ketua KPUD Pegubin juga menuturkan, dalam tahapan seleksi PPD telah ditetapkan 170 orang peserta selanjutnya akan dilantik. Sedangkan mereka yang sedang memasuki tahap pendaftaran untuk anggota PPS dan KPPS akan disesuaikan dengan mekanisme yang berlaku.
“Jika merasa tidak puas dalam proses tahapan tersebut, silakan datang ke kantor kami untuk ajukan keberatan dengan bukti yang jelas,” katanya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Pegubin, Yance Nawipa mengatakan selama tahapan ini berlangsung, Bawaslu akan selalu mengawasi KPUD.
“Bawaslu sebagai mitra KPUD akan mengawasi jalannya proses ini sehingga kami minta kepada masyarakat Pegubin untuk mendukung kerja kami supaya kita dapat memilih pemimpin yang baru bagi kemajuan daerah Pegubin yang kita cintai,” katanya.
Selain itu mewakili tokoh masyarakat di distrik Okaom, Okto Kalakmabin mengatakan, kinerja KPUD Pegubin tahun ini berbeda dengan pemilihan sebelumnya, terlihat dari sosialisasi yang dilakukan KPUD didampingi Bawaslu yang bekerja secara terbuka dan mampu menjaring pemuda potensial yang ada di daerah ini secara merata untuk ikut terlibat.
“Semoga keterbukaan ini terus ada dalam proses tahapan selanjutnya, sebab baru kali ini kami mengetahui mekanisme kerja KPUD sehingga proses ini dapat kami kawal bersama-sama agar proses ini dapat berjalan aman dan baik,” harap Kalakmabin. (*)
Editor: Edho Sinaga
