Papua No.1 News Portal | Jubi
Wamena, Jubi – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Yalimo mengirim tim untuk mengecek keberadaan kendaraan yang membawa sejumlah logistik pilkada melalui jalan darat.
Ketua KPU Yalimo, Yehemia Walianggen mengatakan, tim ini mengecek truk yang membawa logistik berupa kotak bilik suara, sampul dan alat bagi penyandang disabilitas, untuk digunakan saat pilkada 9 Desember 2020.
“Untuk bilik, kotak suara, sampul dan alat untuk disabilitas sudah dikirim melalui jalan darat dari Jayapura sejak 24 November 2020 tetapi hingga malam ini belum tiba di Elelim (ibu kota Yalimo). Kemarin kami sudah mengirim tim untuk menyisir sudah sejauh mana kendaraan yang membawa logistik itu,” kata Walianggen saat menghubungi Jubi, Rabu (2/12/2020) malam.
Kata dia, pengiriman melalui jalur darat ini murni dari pihak penyedia atau pihak ketiga yang memenangkan tender pengadaan logistik, KPU hanya tahu pengiriman dilakukan melalui udara dan telah memberikan alamat kantor perwakilan di Wamena.
“Ini baru pertama kali terjadi dan itu dilakukan oleh pihak penyedia bukan KPU. Sebelum mereka mengirim seharusnya koordinasi dengan KPU, sehingga kami bisa menyampaikan kalau untuk jalan darat kondisinya tidak terlalu bagus dan tidak bisa diandalkan untuk mengirim barang, apalagi dokumen untuk kepentingan pemilihan,” katanya.
Tim yang diturunkan dikerahkan mencari hingga ke Distrik Benawa, namun kalau belum juga ditemukan maka tim akan turun hingga ke wilayah Senggi (Kabupaten Keerom).
“Pihak distributor dari penyedia pun sudah mengirim pelat nomor kendaraan yang membawanya, jika telah ditemukan di tengah jalan, maka tim dahulukan kotak suara dan bilik dengan menggunakan mobil double cabin agar bisa dibawa secepatnya ke Elelim,” katanya.
Selain itu kata Yehemia Walianggen, untuk surat suara setelah disortir terjadi beberapa kerusakan dan diperkirakan 4 atau 5 Desember 2020 sudah tiba di Wamena, dan akan langsung dilakukan pelipatan sebelum didistribusikan.
“Logistik terutama surat suara sudah tiba di Wamena akhir November dan dilakukan pelipatan, surat suara yang rusak ada 358 lembar dari total jumlah surat suara sebanyak 93.222 sesuai DPT plus 2,5 persen dari jumlah DPT,” katanya.
“KPU merencanakan semua akan rampung secara keseluruhan 5-6 Desember 2020. Kalau sampai tanggal itu belum tiba paling lambat pada tanggal 7, maka 8 Desember bisa dilakukan distribusi,” katanya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Yalimo, Habakuk Mabel, mengatakan pihaknya tetap melakukan pengawasan terhadap tahapan pengiriman dan distribusi logistik menjelang pemilukada nanti.
“Termasuk bagi logistik yang belum tersedia atau masih dalam tahap pengiriman,” katanya. (*)
Editor: Kristianto Galuwo
