KPU Papua petakan daerah pengguna sistem noken

Ketua KPU Papua, Theodorus Kossay - Jubi/Roy Ratumakin.
Ketua KPU Papua, Theodorus Kossay – Jubi/Roy Ratumakin.

Pemetaan dilakukan melalui 11 KPU yang akan melaksanakan Pilkada

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Read More

Jayapura, Jubi – Komisi Pemilihan Umum Papua masih memetakan daerah yang menggunakan sistem noken dalam Pilkada 2020. Pemetaan dilakukan melalui 11 KPU yang akan melaksanakan Pilkada.

“Guna memastikan kabupaten mana saja yang masih menggunakan sistem noken,” kata Ketua KPU Papua Theodorus Kossay, Rabu, (5/2/2020).

Baca juga : KPU Papua butuh Rp1 triliun untuk biaya Pilkada 11 kabupaten

KPU Papua ajak masyarakat Yalimo sukseskan pilkada 2020

KPU Papua sosialisasikan tata cara pencalonan pasangan calon perseorangan

Pada tahap awal ini KPU baru memastikan menggunakan sistem noken di Kabupaten Yahukimo yang memiliki 51 distrik dan sebagian besar menggunakan sistem noken. Tercatat di daerah itu hanya satu distrik yang menggunakan sistem one man one vote.

“KPU Papua masih terus melakukan berapa banyak kabupaten yang menggunakan sistem noken,” kata Kossay menambahkan.

Menurut dia ada 11 kabupaten yang akan melaksanakan pilkada 2020 adalah Kabupaten Keerom, Pegunungan Bintang, Merauke, Yahukimo, Yalimo, Boven Digul, Asmat, Waropen, Supiori, Nabire dan Kab.Mamberamo Raya.

Ia mengaku belum bisa memastikan besaran anggaran dana Pilkada karena masih ada kabupaten yang merevisi anggaran.

“Namun dari laporan yang diterima terungkap anggaran terbesar diterima dari KPU Yahukimo yakni Rp 75 miliar dan yang terkecil adalah Kabupaten Keerom tercatat hanya Rp 15 miliar,” kata jelas Kossay menjelaskan. (*)

Editor : Edi Faisol

Related posts