Koya dipilih untuk pembangunan lapangan cabor terbang layang

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Wilayah Koya, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua dipilih menjadi lokasi pembangunan lapangan cabang olahraga (cabor) terbang layang untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XX, 2020 di Papua.

Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Terbang Layang Papua, Yunus Wonda mengatakan, lokasi di wilayah Koya sudah sesuai standar.

"Kami akan fokus ke Koya untuk pembangunan lapangan terbang cabor terbang layang. Itu sudah sesuai standar. Rencananya, pembangunan akan mulai dilakukan pada pertengahan 2017 mendatang," kata Yunus Wonda pekan lalu.

Menurutnya, kemungkinan anggaran pembangunan lapangan terbang layang di Koya akan dibahas dalam APBD perubahan 2017.

"Kedepan jika PON sudah berakhir, kan lokasi itu bisa dijadikan area parawisata serta bisa jadi asset pemerintah. Kita tidak hanya berpikir sesaat, tapi jangka panjang," ucapnya.

Selain itu, lanjut Ketua DPR Papua tersebut, jika PON Papua telah selesai, hanggar di lokasi lapangan terbang layang juga bisa disewakan kepada operator penerbangan jika akan melakukan perbaikan pesawat.

"Jika ada maskapai penerbangan yang mau memperbaiki pesawatnya, bisa mereka sewa. Di bandara sentani kini yang menjadi salah satu kendala adalah hanggar," katanya.

Persiapan Papua menjadi tuan rumah PON 2020 menjadi salah satu agenda dalam rapat paripurna RAPBD Induk Papua 2017 pekan lalu. Sejumlah fraksi yang ada di DPR Papua memasukkan hal tersebut dalam laporan fraksi mereka.

Fraksi Gerindra dalam pandangan fraksi dengan pelapor ketua fraksi Gerindra, Radius Simbolon mengusulkan agar DPR Papua membentuk Pansus PON XX, 2020.

"Fraksi Gerindra mendesak dibentuk Pansus untuk melakukan penelitian kendala-kendala yang dihadapi dan mengawasi penyiapan sarana dan prasarana PON XX," kata Radius ketika menyampaikan laporan fraksinya. (*)

Related posts