Kota Sorong diharapkan bebas banjir

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Sorong, Jubi – Pada usianya yang ketujuh belas tahun Kota Sorong, Papua Barat diharapkan bebas dari sejumlah masalah seperti banjir, kebersihan dan infrastruktur.
Warga Kota Sorong, Anto (38) mengaku prihatin atas banjir yang kerap melanda kota ini.

“Saya merasa Kota Sorong tidak seindah dulu lagi. Pohon-pohon banyak yang sudah ditebang. Berdebu. Hujan sedikit banjir dan tidak segera ditangani, sementara pembangunan infrastruktur tidak tertata dengan baik,” kata Anto kepada Jubi di Sorong, Selasa (28/2/2017).

Maka dari itu, pria yang bekerja sebagai konsultan ini mengharapkan agar masalah-masalah tersebut dapat ditangani dengan baik.

Wakil Wali Kota Sorong, Pahimah Iskandar mengatakan, penanganan banjir diserahkan ke Satker Provinsi.

“Hasil pertemuan terakhir dengan satker yang ada disepakati untuk menata kembali kali dan drainase yang tertutup akibat pembangunan, akan dibongkar agar air lancar,” kata Iskandar.

Pemerintah Kota Sorong merayakan HUT ke-17 kota ini, Selasa, dengan apel yang dihadiri TNI-Polri, SKPD, ASN, kepala distrik dan undangan lainnya.
Iskandar mengharapkan agar ASN lebih giat bekerja dan bertanggung jawab terhadap tugasnya.

Kepala Distrik Maladom Mes, Filip Karubaba ketika dimintai pendapatnya mengharapkan usai belasan tahun ini menggugah Pemkot Sorong untuk memperhatikan pembangunan di distrik Maladom.

“Seperti pembangunan rumah penduduk, perbaikan drainase dan penyediaan air bersih, sedangkan untuk pendidikan warga membutuhkan 1 SMA,” katanya. (*)

Related posts