Kesulitan cari pesawat, bantuan dari Timika tak terangkut ke Puncak

Pengungsi di Puncak, Papua
Foto ilustrasi, Elvis Tabuni saat menyerahkan bantuan kepada pengungsi di Puncak. - Dok. Pribadi

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Ketua Tim Peduli Kemanusiaan Pengungsi Puncak di Kabupaten Mimika, Yunias Kulla mengatakan pihaknya kesulitan untuk mengirimkan bahan makanan dan uang terkumpul dalam penggalangan bantuan bagi pengungsi di Kabupaten Puncak. Kulla menyatakan pihaknya kesulitan mencari pesawat untuk mengangkut bantuan yang terkumpul ke Puncak.

Kulla meminta Pemerintah Kabupaten Puncak bisa membantu Tim Peduli Kemanusiaan Pengungsi Puncak mengirimkan bahan makanan dan uang yang terkumpul ke Puncak. Kulla mengatakan pihaknya ingin mengirimkan bantuan itu ke Beoga.

Read More

Baca juga: Meski tak bisa beri jaminan keamanan, Bupati Puncak minta pengungsi pulang

“Kami berharap pemerintah dapat memfasilitasi penerbangan menuju Puncak, untuk mengangkut barang-barang yang sudah digalang oleh tim di Timika,” kata Kulla saat dihubungi melalui panggilan telepon di Timika, ibu kota Kabupaten Mimika, Papua, Kamis (8/7/2021).

Kulla mengatakan penggalangan bantuan itu telah dilakukan selama satu bulan. Tim Peduli Kemanusiaan Pengungsi Puncak antara lain berhasil mengumpulkan 4 ton beras dan uang senilai Rp20 juta. Bantuan itu antara lain dikumpulkan dari GKII bekerja sama dengan Wahana Visi Indonesia (WVI), Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mimika Alex Henawatme, Angkatan Muda Kingmi (AMKI), dan Fernando Yansen Tinal.

Salah seorang pemuda asal Puncak, Denius Murib menyampaikan terima kasihnya kepada Tim Peduli Kemanusiaan Pengungsi Puncak yang telah menggalang bantuan itu. “Semua kebaikan itu akan dibalas oleh Tuhan Yang Maha kuasa,” katanya. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Related posts