Papua No. 1 News Portal | Jubi
Wamena, Jubi – Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, menilai kesadaran warga masyarakat di kota Wamena untuk membuang sampah pada tempatnya masih kurang.
“Kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya juga masih
kurang. Saat ini saja banyak ditemukan sampah plastik dari kantong
sampai botol minuman mineral sehingga menyumbat aliran di pembuangan air,” kata Jhon Banua, saat meninjau langsung pembersihan drainase di depan Mall Wamena, Senin (27/1/2020).
Untuk itu ia merasa perlu terus mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah di saluran air, karena dampaknya akan merugikan diri sendiri.
Selain memberi pemahaman kepada warga masyarakat, bupati juga meminta OPD terkait dapat mengantisipasi dampak dari tersumbatnya saluran pembuangan air, di wilayah kota khususnya.
“Kita akan rutin lakukan pembersihan seperti ini, sehingga ke depan tidak akan terjadi lagi luapan air saat hujan di badan jalan,” katanya.
Ia juga mengatakan jika nantinya ada saluran pembuangan air yang kembali tersumbat maka akan segera dilakukan tindakan pembersihan. Jika di beberapa titik sungai yang dirasa perlu dilakukan normalisasi maka akan dilakukan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Jayawijaya, Max Hattu, menilai terkait sampah yang membuat sejumlah saluran pembuangan air tersumbat telah diidentifikasi beberapa saluran yang tersumbat.
“Kami akan segera membuka gorong-gorong yang terumbat itu, mulai dari wilayah kota seperti di Jalan Trikora hingga ke pembuangan air di wilayah Wesaput di area bandara,” kata Max Hattu. (*)
Editor: Dewi Wulandari
