Papua No. 1 News Portal | Jubi
Mexico City, Jubi– Jumlah orang yang telah meninggal karena virus corona di Amerika Latin melampaui 100 ribu pada Selasa (23/6/2020) kemarin. Penghitungan yang terdaftar oleh Reuters, menunjukkan angka kematian Meksiko rekor sementara total satu hari untuk infeksi baru.
Dalam beberapa minggu terakhir Amerika Latin telah muncul sebagai pusat pandemi, dengan lonjakan kasus dan kematian bahkan ketika gelombang infeksi surut di tempat lain di planet ini.
Meksiko pada hari Selasa (23/6/2020) melaporkan 6.288 infeksi baru dan 793 kematian tambahan dari virus corona yang menyebabkan Covid-19. Kementerian kesehatan setempat menyebut jumlah itu menjadikan total kasus covid-19 di negara tersebut sebanyak 191.410 dan 23.377 kematian. Meksiko telah menjadi negara dengan dampak terburuk di kawasan itu setelah Brazil, di mana seorang hakim pada hari Selasa memerintahkan Presiden Jair Bolsonaro untuk mengenakan masker di depan publik.
Baca juga : Argentina perpanjang “lockdown” di Buenos Aires
Tahanan di Brazil menawan sipir karena khawatir Covid-19
Wabah corona, Napi di Ekuador dapat tugas produksi peti mati
Sedangkan di Brazil pada hari yang sama mendaftarkan tambahan 1.374 kematian akibat virus dan 39.436 kasus baru, angka kematian dari virus corona baru ke 52 ribu orang di ekonomi terbesar Amerika Latin itu, serta lebih dari 1,1 juta telah terinfeksi.
Virus ini juga tampaknya sedang meningkat di Amerika Tengah, di mana Guatemala yang mencatat lebih dari 700 infeksi baru untuk pertama kalinya. Tambahan 35 kematian terdaftar di Guatemala, sehingga total kematian menjadi 582. (*)
Editor : Edi Faisol
