Keluarga korban ini mengadukan pelaku pemerkosaan yang masih bebas

Kekerasan Papua
Foto ilustrasi, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Seorang ayah bersama putrinya yang mengaku menjadi korban pemerkosaan mendatangi pengacara senior Hotman Paris. Kedatangan menemui Hotman, terkait dengan pelaku yang masih bebas dan belum mendapat respon oleh aparat kepolisian.

Read More

“Bapak Kapolres Jakarta Pusat, saya Hotman Paris pagi ini didatangi seorang bapak, putrinya, anaknya di bawah umur. Diduga disetubuhi dua laki-laki,” kata Hotman dalam video yang dia unggah di instagram story miliknya, Jumat (5/3/2021).

Baca juga : Korban tragedi Biak Berdarah: Jangan larang kami tabur bunga 

Dugaan pemerkosaan jangan menghambat penuntasan kasus penembakan Deiyai

Pokja Perempuan MRP siap terima Koalisi Perempuan Papua

Hotman menyebut, seoarang putri masih dibawah umur yang mendatanginya itu kini telah melahirkan seorang anak setelah diperkosa dua orang pria. Sementara satu orang tersangka masih bebas, satu lagi saat ini telah dijebloskan ke penjara.

Oleh karena itu, Hotman meminta agar pihak kepolisian bisa segera memproses dan menghukum semua pelaku.

“Bapak Kapolres Jakarta Pusat tolong memberikan perhatian khusus,” kata Hotman menambahkan.

Dihubungi terpisah, seoarang ayah dari putri tersebut mengatakan anaknya mengalami pemerkosaan pada 2019 lalu oleh dua orang tak dikenal hingga harus melahirkan seorang anak.

“Kejadian tahun 2019, saya sudah melapor kemana-mana,” kata ayah tersebut.

Saat ini salah satu pelaku telah ditangkap polisi dan dijebloskan ke penjara. Namun satu orang pelaku lagi masih dalam proses pengejaran.

Ayah itu yang sehari-harinya bekerja sebagai pengemudi ojek daring mengaku sudah melaporkan kejadian tersebut ke berbagai institusi negara.

Ia mengaku menghubungi Hotman Paris di kopi  Joni tempat Hotman biasa ‘nongkrong’ sambil bertemu dengan beberapa masyarakat

“Saya lapor terakhir sama pak Hotman Paris, alhamdulillah hati sudah adem,” kata dia.

Polres Jakpus belum mengeluarkan pernyataan mengenai dugaan pemerkosaan di bawah umur tersebut, meski sudah dihubungi oleh wartawan. (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

Related posts