“Selama sepekan terakhir terdapat laporan kematian misterius di Negara Bagian Kano kami dan saya berada di sini untuk meyakinkan semua pihak bahwa penyelidikan sedang berlangsung,”
Papua No. 1 News Portal | Jubi
Ankara, Jubi – Otoritas Nigeria sedang menyelidiki kematian misterius yang terjadi dalam beberapa hari belakangan di Negara Bagian Kano, saat negara tersebut sedang berperang melawan pandemi virus corona mematikan, menurut pejabat.
“Selama sepekan terakhir terdapat laporan kematian misterius di Negara Bagian Kano kami dan saya berada di sini untuk meyakinkan semua pihak bahwa penyelidikan sedang berlangsung,” kata Gubernur Kano Abdullahi Umar Ganduje di akun Twitter, Senin, (27/4/2020).
Baca juga : Korban kematian akibat corona di AS lebih dari 25 ribu jiwa
Kematian akibat Covid-19 di Italia mulai menurun
Lampaui 20 ribu kasus, kematian akibat Covid-19 di AS tertinggi di dunia
Ia menyebut autopsi masih berjalan namun sejauh ini tak ada hal yang menunjukkan bahwa kematian itu terkait dengan Covid-19.
Selasa lalu surat kabar Daily Trust melansir bahwa sekitar 150 orang meninggal di Kano dalam lima hari terakhir, memicu penyelidikan untuk menentukan apakah kasus tersebut memiliki kaitan dengan Covid-19. Sehari berikutnya gubernur membantah bahwa Kano telah mencatat kematian aneh setelah pandemi mematikan, menurut situs lokal Premium Times.
Pernyataan Ganduje pada Senin menuai beragam reaksi di media sosial, yakni Twitter. “Tolong katakan dengan jujur, untuk apa dilakukan autopsi? Ini Muslim dan kebanyakan dari mereka meninggal di rumah dan dimakamkan segera sesuai ajaran agama Islam. Sekali lagi saya tanya, untuk apa dilakukan autopsi Tuan Gandola?,” cuit seorang pengguna Twitter.
Menurut Johns Hopkins University yang berbasis di AS, otoritas Nigeria mengonfirmasi 1.337 infeksi Covid-19 dengan 40 kematian akibat penyakit yang sangat menular tersebut. (*)
Editor : Edi Faisol
