Kain itu rata-rata digunakan untuk busana perempuan.
Papua No. 1 News Portal | Jubi
Lebak, Jubi – Kain tenun buatan masyarakat adat Badui yang diproduksi secara tradisional di pedalaman Kabupaten Lebak, Provinsi Banten semakin diminati pasar. Kain itu rata-rata digunakan untuk busana perempuan.
“Setiap hari bisa memenuhi permintaan konsumen secara online mencapai 15 sampai 20 potong,” kata Amir, seorang pedagang khas produksi Badui di Kampung Kadu Ketug, Desa Kanekes Kabupaten Lebak, Minggu, (8/3/2020).
Baca juga : Pengrajin tenun ikat Kupang diharapkan bisa dapat Haki
Tenun Sumba Timur tampil di Milan Fashion Week 2019
PKK target 2.000 syal tenun dan souvenir untuk PON XX
Permintaan kain tenun Badui kebanyakan dari warga domestik untuk dijadikan bahan pakaian busana dan mereka dijual kembali melalui daring maupun ke butik. Ia mengaku banyak pesanan kain tenun Baduy dari pengrajin pakaian yang bisa dijual Rp750 ribu hingga Rp5 juta.
“Konsumen membeli kain tenun itu mulai Rp300 ribu hingga Rp1,2 juta per potong dengan ukuran 3 meter dan lebar 1,5 meter,” kata Amir menambahkan.
Menurut Amir, kelebihan kain Badui itu cukup unik serta berbeda dengan kain-kain lain karena warnanya sangat alami dengan bahan dari pepohonan.
“Kami sangat terbantu adanya peningkatan pembeli itu sehingga mampu menggulirkan ekonomi masyarakat Badui,” kata Amir menjelaskan.
Rasti, pengrajin warga Badui mengatakan konsumen kain yang ia produksi bukan hanya wisatawan, namun banyak pengrajin busana dari Jakarta dan Bandung. Mereka menilai kain tenun Badui memiliki seni dan cocok untuk busana perempuan karena memiliki keanekragaman warna dan corak.
“Kami rajut secara manual dengan bahan baku benang yang didatangkan dari Majalaya Bandung, Jawa Barat,” kata Rasti.
Kerajinan kain tenun itu ia kerjakan bersama kaum perempuan Badui. Selama sepekan, mereka bisa memproduksi sekitar 15 potong.
“Kami sudah bisa menjual ke pelanggan dan ditampung mereka dengan pendapatan bisa mencapai Rp7 juta setiap pekan,” ujar Rasti menjelaskan. (*)
Editor : Edi Faisol
