Kader Posyandu diminta tingkatkan layanan kesehatan

Sejumlah kader posyandu saat mengikuti temu kader di kantor Wali Kota Jayapura. - Jubi/Ramah
Sejumlah kader posyandu saat mengikuti temu kader di kantor Wali Kota Jayapura. – Jubi/Ramah

Posyandu merupakan upaya pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan kesehatan untuk memperoleh pelayanan keseatan dasar.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Read More

Jayapura, Jubi – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura mengimbau kepada seluruh kader Posyandu agar meningkatkan pelayanan kesehatan seperti keluarga berencana (KB), KIA, imunisasi, gizi dan penimbangan balita kepada masyarakat. Posyandu merupakan upaya pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan kesehatan untuk memperoleh pelayanan keseatan dasar.

“Posyandu memiliki ruang lingkup yang luas dan mempunyai tujuan serta fungsi untuk meningkatkan layanan kesehatan,” kata Asisten II Setda Kota Jayapura, Nurjainudin Konu, Selasa, (26/11/2019).

Baca juga : Polres Merauke mulai lakukan penyelidikan mangkraknya Puskesmas prototype Jagebob

Komisi C DPRD Merauke hari ini batal tinjau Puskesmas Jagebob

Besok, DPRD Merauke dan pemerintah tinjau Puskesmas Jagebob

Tercatat sebanyak 210 posyandu dengan jumlah kader 982 orang tersebar di lima distrik dan 25 kelurahan, memiliki fungsi melakukan pemantauan, mencatat, dan melakukan evaluasi demi tingkatkan pelayanan di masyarakat.

“Selaian melaksanakan pelayanan posyandu, kader juga membantu dalam pelayanan seperti pemberian vitamin A, pendampingan pasien TB, melakukan promosi kesehatan di masyarakat dan pendataan ibu hamil serta Balita,” kata Konu menambahkan.

Menurut dia, kader Posyandu mempunyai semangat kerja tanpa pamrih dalam melayani kesehatan.

“Sedangkan temu kader ini jadi wadah bertukar pikiran dalam mencari solusi untuk penyelesaian layanan kesehatan,” kata Konu.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari mengatakan kader Posyandu dibekali pengetahuan kesehatan seperti keluarga berencana (KB), KIA, imunisasi, gizi dan penimbangan Balita, lansia, ibu hamil.

“Tugas kami membekali saja kepada mereka (Kader Posyandu) sehingga apa yang disampaikan kepada masyarakat benar-benar dipahami dalam layanan kesehatan,” kata Ni Nyoman menjelaskan.

Salah satu kader posyandu Sinsinye, Kelurahan Tanjung Ria, Distrik Jayapura Utara, Devega Afaar, mengatakan kendala layanan kader posyandu saat pemberian makanan tambahan berupa bubur kacang hijau, susu, telur, serta buku untuk pencatatan cakupan data, meja, kursi, lemari. Selain itu minimnya kerja sama aparatur tingkat RT RW di lingkungannya.

“Itu jadi kendala kami jadi seorang kader posyandu. Harapan kami melalui Pak Wali Kota Jayapura agar imbau RT dan RW supaya bisa ambil bagian membantu kami untuk menyampaikan kepada masyarakat,” kata Afaar. (*)

Editor : Edi Faisol

Related posts