Papua No. 1 News Portal | Jubi
Sentani, Jubi – Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw menegaskan masyarakat di distrik perkotaan seperti Distrik Sentani, Distrik Sentani Timur, dan Distrik Waibhu harus segera menjalani vaksinasi COVID-19. Ketiga distrik itu memiliki kepadatan penduduk dan aktivitas pergerakan orang yang tinggi, karena dekat dengan Bandara Internasional Sentani dan akan menjadi pusat penyelenggaran Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua.
Awoitauw menyatakan ia telah memerintahkan Tim Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Jayapura dan Dinas Kesehatan Kabuapten Jayapura untuk mempercepat program vaksinasi COVID-19 di ketiga distrik tersebut. Ia menyatakan pasokan vaksin COVID-19 masih banyak dan dapat dipergunakan untuk mempercepat program vaksinasi di ketiga distrik itu.
“Distrik Sentani [adalah] pintu masuk [ke Papua]. Ada sejumlah venue PON di sana. Di Distrik Waibhu [juga] ada sejumlah venue PON yang dekat dengan perkampungan masyarakat. Distrik Sentani Timur [akan menjadi] pusat kegiatan pembukaan dan penutupan PON, juga ada sejumlah venue [PON di sana]. Masyarakat di sekitarnya harus divaksin,” ujar Awoitauw di Sentani, Senin ( 28/6/2021).
Baca juga: Ada lonjakan kasus, LPMP Papua kembali jadi tempat perawatan pasien Covid-19
Menurut Awoitauw, setiap kepala kampung dan ketiga kepala distrik itu bertanggungjawab mendorong semua masyarakatnya divaksin. Apalagi, tiga distrik itu berstatus zona merah COVID-19.
“Sebagai tuan rumah penyelenggaraan PON XX Papua, kita tidak boleh meninggalkan kesan yang kurang baik. Karena yang datang kesini semuanya melalui protokol kesehatan yang ketat, termasuk vaksinasi,” katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Khairul Lie mengatakan persediaan dosis vaksin COVID-19 jenis Sinovak tersedia 5.000 dosis, dan cukup untuk melakukan vaksinasi selama sepekan di ketiga distrik tersebut. Khairul menyatakan pihaknya terus melakukan sosialisasi untuk melawan informasi hoaks tentang vaksin COVID-19.
“Pekan kemarin kami sudah melakukan vaksinasi massal di ketiga distrik perkotaan, dan [peserta vaksinasi] bisa mencapai 900 orang. Dosis masih ada, dan masih digunakan untuk sepekan ke depan, sesuai dengan arahan pimpinan daerah,” kata Khairul. (*)
Editor: Aryo Wisanggeni G
