Papua No. 1 News Portal | Jubi
Wamena, Jubi – Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua mengatakan rumah sakit umum daerah (RSUD) Wamena mendapatkan bantuan dari pemerintah provinsi Papua sebesar Rp5 miliar.
“Bantuan diberikan secara simbolis saat video conference dengan wagub Papua, kemudian akan ditransfer langsung ke rekening kas daerah,” katanya kepada wartawan di Bandara Wamena, Sabtu (2/5/2020).
Bantuan tersebut diperuntukkan pada kegiatan-kegiatan penanganan Covid-19, dimana semua pembiayaan digeser ke dana tak terduga, guna mengantisipasi segala kebutuhan tentang Covid-19 ini.
“RSUD Jayawijaya menerima Rp5 miliar untuk karena rumah sakit tersebut menjadi rumah sakit rujukan untuk wilayah Lapago, sedangkan anggaran sebesar Rp2 miliar dari provinsi itu kepada setiap rumah sakit yang bukan rujukan,” katanya.
Rencananya pemprov Papua juga akan memberikan bantuan alat PCR bagi setiap wilayah adat, namun sampai sekarang belum terima karena baru disampaikan.
“Masih menunggu mudah-mudahan dari provinsi bisa segera kirim ke daerah karena kebutuhan sangat penting. Saya kira kalau PCR sudah ada, kita akan bisa cover wilayah Lapago tidak perlu kirim ke Jayapura untuk tes swab,” katanya.
Sebelumnya pemerintah provinsi Papua mengucurkan bantuan senilai Rp 77 miliar untuk menangani dan meredam dampak pandemi Covid-19.
Bantuan itu diberikan kepada 29 pemerintah kabupaten/kota, lima rumah sakit rujukan, sejumlah rumah sakit mitra, dan 17 asrama mahasiswa yang berada di luar Papua.
Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal mengatakan bantuan itu dikeluarkan untuk kemanusiaan. “Kita boleh minoritas secara kuantitas, tapi kita harus menjadi kualitas di republik ini. Saya minta [pemerintah] kabupaten/kota bergandengan tangan memastikan situasi ini terselesaikan dengan baik,” kata Tinal di Jayapura, Kamis (30/4/2020).
Tinal menyatakan pemerintah provinsi Papua akan terus menerus membantu pemerintah kabupaten/kota di Papua menangani pandemi Covid-19.
“Untuk sementara, kami bantu masing-masing [pemerintah kabupaten/kota] Rp 2 miliar. Khusus untuk Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura, [masing-masing] mendapat tambahan Rp 2 miliar, [sehingga masing-masing] menerima Rp4 miliar, mengingat kasus [positif korona] di dua daerah itu meningkat,” kata Tinal.
Dana-dana ini harus 100 persen dipakai untuk penanganan wabah Covid-19. Kami sedang berusaha agar Dana Otonomi Khusus Papua bisa [segera] diberikan. “Saya harap dalam waktu tidak terlalu lama seluruh warga Papua keluar sebagai pemenang,” katanya. (*)
Editor: Angela Flassy
