Jalan baru di dekat bandara jadi tempat warga membuang sampah

Jalan di Papua
Ruas jalan alternatif baru di dekan Bandara Internasional They H Eluay, Sentani, Kabupaten Jayapura. - Jubi/Yance Wenda

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Masyarakat di Sentani, ibu kota Kabupaten Jayapura, belum begitu sadar dalam menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya. Banyak warga membuang sampah sembarangan di ruas jalan yang baru saja dibuka di ujung Bandara Internasional They H Eluay Sentani.

Dari pantauan Jubi pada Jumat (21/1/2022), jalan yang baru difungsikan itu ramai dikunjungi warga yang berolahraga atau sekadar mencari angin sore. Akan tetapi, sampah berserakan di sana.

Read More

Salah satu warga Sentani, Ernest menyayangkan jalan baru di dekat bandara itu baru dibuka, namun sampah terlihat di mana-mana. “Jalan itu baru dibuka, tapi seperti jalan yang sudah lama. Banyak sekali sampah di jalan itu, dibuang dengan kantong, karung, karton, banyak sekali,” kata Ernest saat ditemui di Sentani, Senin (24/1/2022)

Baca juga: Usai banjir, Dermaga Yahim penuh sampah

Ernest berharap dinas terkait memastikan warga tidak membuang sampah sembarangan di sana.”Buat pos pengamanan dan fungsikan masyarakat setempat untuk jaga [semua] yang masuk [ke jalan itu] tidak [membawa] sampah, baik [kendaraan] roda dua atau roda empat,” ucapnya.

Jika tidak dicegah, Ernest khawatir ruas jalan baru itu akan bernasib sama dengan sejumlah tempat yang dijadikan warga tempat membuang sampah mereka. “Harus ambil tindakan dari sekarang, jangan tunggu sampah banyak dulu baru buat [tindakan]. [Banyak juga] sampah dibuang ke sungai yang bermuara ke danau Sentani,” keluh Ernest.

Kepala Bidang Kebersihan Kabupaten Jayapura, Saverius Manangsang menyatakan pihaknya akan segera melakukan survey di ruas jalan baru dekat bandara itu. “Apabila di jalan alternatif itu terjadi penumpukan sampah, dan di situ ada permukiman warga, maka sesegera mungkin kita letakkan kontainer [sampah] di sana,” jelasnya.

Manangsang mengimbah semua warga untuk tidak membuang sampah sembarangan, apalagi saat ini musim penghujan dan rawan membuat sampah terbawa ke mana-mana karena luapan air. “Sekarang musim penghujan, masyarakat perlu sadar dalam membuang sampah,” kata Manangsang. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Related posts