Hidupkan praktik penangkapan ikan tradisional, orang Tonga belajar buat perahu

Peserta dari daerah Ha’apai mengikuti pelatihan membuat perahu. - MORDI Tonga

Papua No.1 News Portal | Jubi

Nuku’alofa, Jubi – Dalam rangka membantu menghidupkan kembali kebiasaan menangkap ikan secara tradisional di Tonga, sebuah program baru dimana peserta diajarkan cara-cara inovatif untuk membuat perahu tradisional dalam satu hari dimulai kembali.

Lima puluh delapan orang dari daerah Ha’apai menyelesaikan pelatihan membuat perahu dan dayung di markas MORDI Tonga di Haveluloto selama seminggu, yang dipimpin oleh Master Carver, Sione Tu’ione Pulotu, minggu lalu.

Read More

Para peserta berasal dari 23 komunitas dan lima distrik di Ha’apai, dan akan pulang dengan membawa perahu mereka masing-masing yang telah mereka buat untuk membantu komunitas.

Salah satu peserta adalah Lupeolo Kulikefu dari Ha’ateiho Si’i dari Distrik Foa. Lupe mengatakan dia dan anggota komunitasnya banyak belajar dari pelatihan itu dan ia yakin mereka akan mampu meniru ukirannya jika ada bahan dan alat di rumah mereka.

Dia mengungkapkan bahwa komunitasnya itu sangat bergantung pada penangkapan ikan untuk pendapatan mereka, tetapi orang-orang tidak memiliki perahu atau sampan, dan umumnya mereka hanya dapat menebar jala dan menangkap ikan di perairan yang dangkal. Mereka juga menyewa perahu dari komunitas Faleloa, membayarnya dengan uang tunai atau sebagian dari hasil tangkapan mereka, yang merupakan beban tambahan bagi nelayan.

“Jika pada hari tertentu mereka tidak mendapatkan jumlah tangkapan yang memadai, nelayan akan kehilangan makanan yang sangat dibutuhkan di rumahnya.” (Matangi Tonga)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Related posts