Hasil Tes CPNS Nabire diklaim telah proporsional

Papua
Pertemuan Bupati Isaias Douw dengan perwakilan pengunjuk rasa yang menolak hasil Tes CPNS di Nabire, Selasa (8/9/2020) - Jubi/Titus Ruban.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi Bupati Isaias Douw mengklaim jumlah peserta yang lulus dalam seleksi calon pegawai negeri sipil atau CPNS telah proporsional di Nabire. Pelamar dari kalangan Orang Asli Papua atau OAP telah diakomodasi dalam penerimaan tersebut.

“Jumlahnya (peserta yang dinyatakan lulus) seimbang antara OAP dan Non-OAP. (Penduduk) Nabire ini majemuk, penghuninya dari berbagai suku bangsa di Nusantara,” kata Bupati Douw, saat menerima perwakilan pengunjuk rasa yang menolak hasil tes CPNS Nabire, Selasa (8/9/2020).

Read More

Dia mengatakan terdapat sejumlah formasi atau lowongan tidak diminati atau dilamar peserta dari OAP. Itu sebabnya mereka tidak ada yang dinyatakan lulus tes untuk formasi tersebut.

Douw tidak menyebut formasi yang dimaksud. Namun, dia berjanji menindaklanjuti tuntutan para pengunjuk rasa. OAP tetap mendapat prioritas dalam penerimaan CNPS periode berikutnya.

“Non-OAP juga tetap masuk daftar (prioritas). Itu bagi mereka yang lahir dan dibesarkan serta memiliki orang tua yang telah lama mengabdi di Nabire. Mereka berkesempatan mengisi (diterima) pada formasi-formasi yang tidak ada pelamar dari OAP,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Douw memerintahkan seluruh peserta yang dinyatakan lulus seleksi CPNS segera melakukan pemberkasan atau mendaftar ulang. Proses rekrutmen tersebut harus segera rampung lantaran bakal ada lagi penerimaan CPNS untuk para honorer kategori II (K2) pada November mendatang.

“Saya minta (para pengunjuk rasa) bersabar dan memahami kondisi (Nabire). Kebutuhan daerah (terhadap PNS) masih banyak, dan akan diatur kemudian,” ujar Douw.

Penanggung jawab aksi Hendrik Andoi tetap tidak puas dengan hasil pertemuan mereka bersama Bupati Douw tersebut. “Kami menuntut transparansi, tetapi Pemerintah Kabupaten Nabire berdalih tidak bisa lagi (membuka data hasil tes).  (*)

 

Editor: Aries Munandar

Related posts