Hasil penjualan album musik jadi donasi untuk pengungsi Intan Jaya

Pengungsi Intan Jaya, Papua
Oni Dendegau menyerahkan bantuan bahan makanan kepada perwakilan warga sipil Kabupaten Intan Jaya yang tengah mengungsi ke Kabupaten Paniai. - IST

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Oni Dendegau menggunakan hasil penjualan DVD album musiknya untuk memberikan bantuan bahan makanan untuk warga sipil Kabupaten Intan Jaya, Papua, yang tengah mengungsi ke Kabupaten Paniai. Bantuan bahan makanan itu diserahkan kepada para pengungsi yang berasal dari Distrik Wandae, Intan Jaya.

Oni Dendegau adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang membuat album lagu-lagu rohani berbahasa Moni (Migani), salah satu bahasa daerah di Kabupaten Intan Jaya. Ia mulai mendonasikan hasil penjualan album musiknya untuk membeli bahan makanan bagi pengungsi Intan Jaya sejak Februari 2021.

Pada Senin (13/12/2021), Dendegau menyerahkan bahan makanan bagi para pengungsi Intan Jaya di halaman Gereja Kingmi Eklesia, Enarotali, ibu kota Kabupaten Paniai, Papua.  Menurutnya bantuan itu diberikan untuk warga sipil yang berlindung di Gereja Kingmi, Gereja Katolik, maupun Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII).

Baca juga: Konflik Intan Jaya kembali memanas, diduga dipicu hilangnya Sem Kobogau

“Bantuan untuk warga sipil asal Wandae langsung diterima oleh Ketua Klasis Gereja Kingmi Wandae, Pendeta Anton Miagoni. Yang mewakili Gereja Katolik adalah pewarta Marselus Dendegau, dan gembala dari GKII bapak Yulius Tipagau,” ujar Dendegau, Selasa, (14/12/2021).

Kali ini, Dendegau menyerahkan bantuan bahan makanan yang terdiri beras, mi instan, dan minyak goreng. “Jadi [Gereja] Kingmi, [Gereja] Katolik dan GKII itu masing-masing mendapat 10 karung beras, 10 kardus mi, dan 10 liter minyak,” kata Dendegau yang sehari-hari bekerja sebagai ASN Pemerintah Kabupaten Paniai.

Pendeta Anton Miagoni berterima kasih kepada Oni Dendegau yang membantu warga yang sedang mengungsi karena konflik bersenjata di Intan Jaya. “Anak kami Oni selalu membantu gereja dan masyarakat Intan Jaya yang ada di Nabire, Sugapa dan sekarang Wandae,” ujar Miagoni. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G