Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jayapura, Jubi – Arus lalu lintas kendaraan di sejumlah ruas jalan di Kota Jayapura terpantau lengang pada Hari Raya Nyepi, Rabu (25/3/2020).
Pantau Jubi hingga jam 12 siang Waktu Papua di Jalan Ahmad Yani, Jalan Percetakan, dan Jalan Sam Ratulangi terpantau lengang. Pada hari biasa ruas jalan ini disesaki kendaraan dan pejalan kaki. Selain itu, sejumlah pusat perbelanjaan, kafe, dan kantor juga sedang tutup.
Salah seorang warga saat ditemui di depan Saga Jayapura, Mariana, mengatakan sangat menikmati lalu lintas di jantung Kota Jayapura ini yang cenderung lenggang sejak pagi hari.
“Mungkin karena lagi tanggal merah atau ada imbauan dari pemerintah untuk berdiam diri di rumah karena ada kasus virus corona ini. Saya keluar rumah karena ingin berbelanja. Saya tinggal di Polimak,” jelas Mariana.
Salah seorang pedagang parfum, Deni, mengaku tetap membuka dagangannya karena melihat temannya juga jualan meski terlihat sedang sepi.
“Di rumah juga tidak ada kerja. Bisa jadi sekarang sepi karena tanggal merah Hari Raya Nyepi,” jelas Deni.
Ketua Parisada Hindu Darma Indonesia (PHDI) Kota Jayapura, Ida Bagus Sutakertya, mengaku perayaan Hari Raya Nyepi tahun ini tidak seperti tahun lalu yang begitu ramai.
“Setiap tahun kami adakan acara di Taman Imbi tapi tahun ini tidak karena ada imbauan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura dan kepolisian yang melarang adanya aktivitas keramaian,” ujar Sutakertya.
Hari Raya Nyepi adalah hari raya umat Hindu yang dirayakan setiap tahun Baru Saka yang jatuh pada tanggal pertama atau kesatu bulan ke-10 dalan kalender Hindu.
“Pelaksanaan ibadah tahun ini hanya diadakan di rumah dengan harapan mencapai ketenangan dan kedamaian hidup. Umat Hindu juga berharap agar virus corona cepat berlalu, dan semua umat khususnya di Kota Jayapura ini dalam keadaan sehat,” jelas Sutakertya. (*)
Editor: Dewi Wulandari
