Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
Wamena, Jubi – Setiap 1 Juni, selain diperingati sebagai hari lahir Pancasila, juga diperingati sebagai Hari Anak Internasional di Indonesia. Peringatan hari anak itu juga berbeda tanggalnya di setiap negara.
Untuk pertama kalinya di dunia, peringatan hari yang bertujuan untuk perlindungan anak ini dirayakan sekitar tahun 1950-an oleh 51 negara di seluruh dunia.
Kemudian, kesepakatan 1 Juni sebagai hari anak internasional mulai terbangun dalam konvensi International Women Democratic Federation di Moskow, 1949.
Pada peringatan hari anak dunia dan hari lahir pancasila, guru-guru di Kabupaten Lanny Jaya turut serta mengambil andil dalam melaksanakan kegiatan “Hari Anak Dunia dan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2017” dengan menggelar berbagai kegiatan.
Kegiatan yang akan dilangsungkan bertema “Sejuta Ekspresi, Kreatifitas dan Rasa Cinta Tanah Air Anak Lanny Jaya”. Para siswa-siswi dari TK/PAUD, SD, SMP, SMA/SMTK akan menunjukkan kemampuan mereka dalam mewarnai gambar untuk TK/PAUD; mengucapkan teks pancasila dan melukis untuk SD; membaca teks UUD 1945 dan melukis untuk SMP; dan vocal group dan melukis untuk SMA/SMTK.
Ketua Panitia Lertina Manik mengatakan tujuan kegiatan itu untuk meningkatkan rasa percaya diri anak-anak Lanny Jaya, menstimulasi bakat dan kreativitas anak, serta membentuk pribadi anak yang pemberani.
“Selain itu meningkatkan kreativitas siswa-siswi Kabupaten Lanny Jaya, menggugah hati orang tua untuk lebih memperhatikan potensi, minat dan bakat yang dimiliki anak-anaknya, meningkatkan knowledge anak-anak tentang sejarah lahirnya pancasila yang memiliki nilai-nilai kebangsaan,” katanya, Rabu (31/5/2016).
Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom turut mengapresiasi kegiatan hari anak dunia dan hari lahir pancasila tersebut.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena idenya kreatif. Semoga melalui kegiatan ini, anak-anak yang ada di Kabupaten Lanny Jaya semakin berkembang baik. Kami Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Lanny Jaya, selalu mendukung kegiatan yang positif untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Lanny Jaya,” ucap Aletinus Yigibalom.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lanny Jaya, Christian Sohilait mengajak seluruh komponen masyarakat, keluarga dan orang tua bersama-sama mewujudkan kesejahteraan anak dengan menghormati hak-hak anak dan memberikan jaminan terhadap pemenuhannya tanpa perlakuan diskriminatif.
“Pemerintah Daerah Lanny Jaya selau optimis untuk menggugah dan meningkatkan kesadaran masyarakat Lanny Jaya bahwa anak merupakan generasi penerus cita-cita perjuangan bangsa, dan oleh karena itu kepada anak perlu diberikan bekal keimanan, kepribadian, kecerdasan, keterampilan, jiwa dan semangat kebangsaan serta kesegaran jasmani, agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi manusia yang berbudi luhur, bersusila, cerdas dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ucapnya. (*)
