Gulat PON Papua: Jatim boyong 2 emas, Kaltim 1 emas

Papua-pegulat putri Jatim raih emas
Pegulat Jatim (biru) sedang berusaha untuk mejatuhkan lawannya saat final cabor gulat di GOR Hiad Sai, Jumat (8/10/2021) – Jubi/Frans L Kobun

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke Jubi – Dua pegulat putri Jawa Timur, Sintya Eka Afrenda dan Chandra Marimir, meraih emas PON XX Papua, setelah di babak final yang digelar di GOR Hiad Sai, Merauke, Jumat (8/10/2021) berhasil menumbangkan lawan-lawannya.

Sintya Eka Afrenda yang turun di kelas 50kg, menumbangkan pegulat Kalimantan Timur, Anisa Safitria, dengan nilai 10 tanpa balas. Sementara di kelas 53 kg, Chandra Marimir membungkam pegulat Jawa Barat, Eka Setiawan, dengan nilai 8, sementara lawannya 0.

Read More

Sedangkan di kelas 52 kg, pegulat Kalimantan Timur, Dewi Ulfah, menang atas Heka Maya dari Sumatera Utara, dengan perolehan nilai 6, dan berhak mendapatkan medali emas.

Baca juga: Gulat PON Papua: Pegulat putri Jatim menangi laga perdana

Pelatih Cabor Gulat Jatim, Rakhman, saat ditemui usai bertandingang mengatakan khusus pegulat Sintya, pihaknya sudah menargetkan medali emas.

Sedangkan pegulat Chandra Marimir yang turun di kelas 53 kg sebenarnya tak difavoritkan atau diunggulkan karena saat pra PON dia tak ikut bermain. Meski begitu, selama sparring di Jatim, Marimir menunjukkan kualitas sangat baik di atas matras dan berhasil mengalahkan sesama temannya berulang kali.

“Itulah kenapa kami putuskan membawanya ikut dalam hajatan PON XX di Papua,” ungkap Rakhman.

Dijelaskan, di hakatan PON XX Papua, Jatim membawa 17 pegulat, enam putri dan 11 putra.

“Memang target yag diberikan KONI Jawa Timur untuk cabor gulat itu enam  emas. Kami akan berusaha semaksimal mungkin mendapatkan target dimaksud bahkan lebih dari itu,” ujarnya.  (*)

Editor: Dewi Wulandari

Related posts