Papua No.1 News Portal | Jubi
Sentani, Jubi – Bupati Jayapura Mathius Awoitauw menginstruksikan jajarannya memperbanyak galeri kerajinan khas Papua. Instruksi ditujukan kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pariwisata, serta Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Jayapura.
“Kita sudah punya satu galeri yang dibuat Dinas UMKM dan Koperasi. Harus ada (dibangun lagi) galeri di beberapa titik (lokasi),” kata Bupati Awoitauw, Selasa (14/1/2020).
Pembangunan sejumlah galeri baru untuk mendukung penyelenggaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX pada Oktober mendatang. Sejumlah perajin saat ini mulai mengenjot produksi mereka untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama iven olah raga nasional tersebut. Selain menjual sendiri, perajin membutuhkan galeri untuk menampung dan memasarkan kerajinan mereka.
“Lukisan kulit kayu, dan aneka kerajinan tangan lain sudah banyak diproduksi masyarakat. (Sekarang), tinggal (disiapkan) tempat (galeri) untuk menampung hasil karya mereka,” ujar Awoitauw.
Selain kerajinan tangan, kuliner khas daerah perlu disiapkan untuk disajikan kepada tetamu maupun peserta PON XX. Dengan demikian, penyelenggaraan PON berdampak luas terhadap perekonomian lokal.
“Bahan dasarnya (kuliner) ialah sagu, umbi-umbian, ikan segar, dan sayur-mayur agar ada kesan tersendiri bagi mereka (pengunjung). Dengan demikian, (penyelenggaraan) PON benar-benar berdampak bagi masyarakat lokal,” kata Awoitauw.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura Joko Suryono mengatakan mereka akan mendata kembali para perajin beserta kapasitas produksi masing-masing. Pendataan itu bakal menjadi bahan pertimbangan dalam penetapan lokasi pembangunan galeri baru.
“Pembangunan galeri bukan hanya karena sebuah moment (peristiwa) penting, melainkan harus (mempertimbangkan) kesinambungan (produksi). Karena itu, galeri akan dibangun dekat dengan para pengrajin (pusat kerajinan),” jelas Joko. (*)
Editor: Aries Munandar
