Dua harimau koleksi Bonbin Singkawang lepas, diduga berkeliaran di tengah masyarakat

Harimau, Papua
IIustrasi, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Pontianak, Jubi – Dua ekor harimau koleksi Sinka Zoo Kota Singkawang, Kalimantan Barat, diketahui telah lepas dari kandangnya. Keduanya diduga berkeliaran di tengah masyarakat sekitar di daerah Pasir Panjang, Lirang, dan Bokmakong Kecamatan Sedau.  Pengelola Sinka Zoo langsung menghubungi BKSDA Pontianak untuk meminta bantuan, termasuk mengeluarkan peringatan kepada masyarakat untuk waspada dan berhati-hati.

Read More

“Kami sudah menghubungi Sinka Zoo terkait lepasnya harimau dan memang benar, bahwa ada dua ekor harimau yang lepas,” kata Kepala Seksi Konservasi Wilayah III Singkawang, Suparto, di Singkawang, Jumat, (5/2/2021) tadi malam.

Baca juga : Jalan Tol di Sumatera ini dilengkapi terowongan khusus harimau 

Sepasang harimau sumatera dilepas kembali ke habibat asal

Pendakian gunung Sibayak ditutup sementara akibat munculnya harimau

Suparto juga sudah meminta pihak Sinka Zoo untuk sementara waktu tutup. Sedangkan untuk upaya pencarian pada malam itu mengalami kendala. Selain gelap, harimau dikhawatirkan akan lebih aktif dan gesit saat malam. Dia menyarankan para petugas menghentikan pencarian malam.

“Kami sarankan untuk memantau pergerakannya saja, karena sangat berbahaya bagi petugas yang melakukan pencarian,” kata Suparto menambahkan.

Hari ini rencananya Suparto segera berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk membantu mencari harimau tersebut agar cepat ditemukan dan ditangkap kembali.

Koleksi hewan peliharaan Sinka Zoo yang hilang itu jenis Harimau Sumatera atau Panthera tigris sumatrae. Keterangan dari kebun binatang itu menyebut faktor alam sebagai penyebab harimau-harimau itu bisa ke luar dari kandangnya.  Pengurus Sinka Zoo Singkawang, Elka Surya, menunjuk cuaca hujan deras yang mengguyur selama beberapa hari mengakibatkan longsor di kawasan bonbin itu. Lokasi longsor dekat kandang harimau.

“Longsor tersebut akhirnya menyebabkan lubang yang cukup besar di kandang harimau dan akhirnya dua harimau kabur,” kata Elka menceritakan.

Kondisi itu bukan tak diketahui pengurus. Menurut Elka, pawang sudah berusaha untuk mencegah harimau-harimau itu namun malah diserang hingga tewas.

“Saat ini kami sudah dibantu oleh petugas kepolisian dan TNI di lapangan. Semoga saja dua harimau tersebut dapat ditangkap,” ujar Elka yang menambahkan harimau terpantau dan masih berada dalam area Sinka Zoo Singkawang. (*)

Editor  : Edi Faisol

 

 

Related posts