DPRD Merauke ditutup akibat penularan Covid-19

Papua
Kantor DPRD Merauke, Jalan Brawijaya – Jubi/Frans L Kobun.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – DPRD Merauke menghentikan seluruh aktivitas kedinasan dan perkantoran selama dua pekan. Seorang pemimpin mereka dinyatakan tertular Covid-19 sehingga seluruh ruangan harus didisinfeksi.

“Penyemprotan disinfektan sudah dilakukan. Seluruh anggota DPRD, dan sopir serta ajudan (staf) juga akan menjalani rapid test (uji cepat antibodi),” kata Ketua DPRD Merauke Benjamin Latumahina, Rabu (30/12/2020).

Read More

Informasi mengenai penularan Covid-19 terhadap salah seorang pemimpin DPRD Merauke terkonfirmasi melalui Yenni Mahuze. Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke tersebut menyatakannya saat sidang paripurna pembahasan APBD 2021.

“Setelah mendapat informasi tersebut, saya mengundang (pimpinan) fraksi untuk mengambil keputusan (menyikapi persoalan itu). Hasilnya, rapat paripurna lanjutan tidak dilaksanakan, tetapi digabung dengan penutupan,” lanjut Benjamin.

Pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan APBD Merauke 2021 yang seharusnya dibacakan langsung pada sidang paripurna pun ditiadakan. Tanggapan tertulis tersebut akan langsung diserahkan kepada Bupati Merauke Frederikus Gebze.

“Semua kegiatan (kedinasan), termasuk pada bagian keuangan dilangsungkan dari rumah. Mereka membuat laporan tanpa harus ke kantor,” ujar Benjamin.

Penularan Covid-19 kembali meningkat di Merauke. Tercatat terdapat lima pasien meninggal akibat Covid-19 dalam dua pekan terakhir. Kematian terbaru terjadi pada kemarin.

“Berdasarkan laporan terbaru, terdapat satu lagi (pasien Covid-19) meninggal, kemarin. Pasien tersebut berjenis kelamin laki-laki dan berusia sekitar 50 tahun,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke Nevil Muskita dalam kesempatan terpisah.

Kasus kematian pertama akibat Covid-19 di Merauke terjadi pada Jumat pagi (18/12/2020). Pasien tersebut sebelumnya sempat dirawat sekitar sepekan di ruang isolasi RSUD Merauke, dengan gejala awal sesak nafas dan diabetes. Dia diduga terjangkit Covid-19 dari seorang keluarga yang baru pulang dari luar Merauke.  (*)

Editor: Aries Munandar

Related posts