Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua
Wamena, Jubi – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Jayawijaya resmi membuka pendaftaran bagi setiap bakal calon Bupati dan wakil bupati Jayawijaya, untuk pemilukada serentak 2018 mendatang.
Pada hari pertama, Selasa (6/6/2017), yang diterima di Kantor DPC PDIP Jayawijaya, hampir 11 orang telah mengambil formulir pendaftaran baik itu kader partai sendiri hingga wakil bupati dan juga sekda Jayawijaya.
“Sebagai amanat partai melalui SK yang diberikan kepada pengurus DPC, maka terkait dengan pemilihan kepala daerah bupati dan wakil bupati Kabupaten Jayawijaya untuk priode 2018 dan 2023 sehingga kami membuka pendaftaran,” kata ketua panitia pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Jayawijaya, Taufiq Latuihamallo.
Taufiq mempersilahkan siapun masyarakat Jayawijaya yang ingin maju dalam kontes pemilukada Kabupaten Jayawijaya, dengan membuka diri untuk menerima pendaftaran siapa saja yang ingin maju.
“Pendaftaran ini bukan saja dilakukan di Jayawijaya tetapi dapat dilakukan di DPD PDIP di Jayapura dan juga DPP PDIP di Jakarta, jadi tiga tingkatan ini kami buka sampai 28 Juni 2017 dan kami hanya menerima pendaftaran bakal calon di penjaringan dan proses penyaringan akan dilakukan oleh DPD provinsi dan ditentukan oleh DPP di Jakarta,” terangnya.
Ada sekitar 40 item persyaratan yang harus dipenuhi oleh para pendaftar, sehingga nantinya pendaftar yang sah menurut DPC PDIP Jayawijaya adalah pendaftar yang mengembalikan formulir pendaftaran dan persyaratannya dan bila tidak dikembalikan akan dinyatakan mengundurkan diri.
Sekda Jayawijaya, Yohanes Walilo yang dalam hal ini mendaftarkan diri sebagai Calon Bupati Kabupaten Jayawijaya yang akan di usung PDI-Perjuangan mengatakan, sesuai dengan jadwal yang disepakati oleh PDI-P dibuka secara umum sehingga semua orang berhak mendaftar termasuk dirinya, maka itu saya ambil formulir dan mendaftarkan diri dan PDI-P dapat melakukan seleksi secara terbuka.
Ia juga menegaskan dengan mengambil formulir PDI-P ini dirinya siap maju sebagai bakal calon Bupati Kabupaten Jayawijaya jika PDI-P pada akhirnya mengusung diriya.
“Setiap partai kan punya mekanisme masing-masing dan kapan buka kita sesuaikan,” kata Walilo.
Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya, Jhon R. Banua yang didampingi bakal calon wakil bupati Marthen Yogobi mengaku setelah mengambil formulir pendataran ini akan segera menyiapkan segala sesuatunya.
“Jhon-Marthen sudah mendaftarkan diri ke PDI-P dan akan mempersiapkan berkas yang diminta dan kami akan siapkan,” ujar Banua.
Selain wakil bupati dan sekda Jayawijaya, beberapa nama juga telah mengambil formulir pendaftaran antara lain Antor Matuan (Kepala distrik Napua), Jimmy Asso (Anggota Dewan), Berthus Asso (Anggota Dewa), Tahamude Asso, Gaad P. Tabuni, Aziz Lani dan Parmenas Wandikbo serta Ronny Elopere. (*)
