Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jayapura, Jubi – Ketua Harian PB PON XX Tahun 2021 Provinsi Papua, Yunus Wonda, telah menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) 2021 PB PON sebesar Rp2 triliun. Yunus Wonda secara tegas meminta kepada semua bidang yang menerima DPA untuk langsung bekerja, terutama proses lelang.
“Waktu terus berjalan, jangan tunda-tunda lagi lelang. Tanggal 19 Februari 2021 lelang harus selesai. Jika sampai bergeser bulan ke Maret-April pasti akan terganggu dan akan mempengaruhi skala pelaksanaan PON,” ujar Yunus dalam rilis yang diterima awak Jubi, Minggu (31/1/21).
Ia mengatakan waktu PB PON mempersiapkan kebutuhan PON XX hanya sampai bulan Agustus dan September. Sementara pembanguan venue sudah tidak ada masalah lagi. Untuk itu, dirinya meminta semua kepala dinas atau pejabat eselon III dan IV yang dipercayakan gubernur untuk bekerja di PB PON harus lebih serius, khususnya yang masuk di bidang peralatan dan akomodasi.
“Saya minta masing-masing kepala bidang PB PON agar selalu komunikasi dengan baik, khususnya bidang peralatan. Saya minta handphone (HP) aktif selama 24 jam. Kepercayaan pemerintah ini harus kita laksanakan dengan sebaik-baiknya. Saya percaya semua panitia PB PON XX 2021 mampu bekerja sesuai bidang masing-masing. Demikian juga para pejabat yang dipercaya oleh Pak Gubernur bekerja di PB PON untuk lebih fokus lagi,” imbaunya.
Lebih lanjut dikatakan Yunus, bulan April mendatang, PB PON akan melaporkan kepada Presiden RI tentang progres kesiapan peralatan PON XX 2021.
“Jadi kita fokus lelang. Jika ini sudah rampung, kita bekerja akan lebih enak. Dalam rapat muspida kemarin kita sudah menyampaikan progres lelang. Oleh karena itu, administrasi harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. Saya optimis dengan pengalaman sebagai SKPD yang dimiliki pekerjaan ini akan sukses,” katanya, seraya menambahkan administrasi lelang sudah harus diserahkan pekan ini.
Baca juga: KONI Papua buka opsi gelar PON XX tanpa penonton
Sementara itu, Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw, mengingatkan semua pengurus PB PON XX Tahun 2021 agar bekerja lebih serius, termasuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM).
“Ingat waktu terus berjalan, lusa sudah masuk bulan Februari. Bulan Februari hanya 28 hari saja, kemudian sudah masuk bulan Maret. Jadi waktu terus berjalan. Saya mau kita semua, khususnya pengurus PB PON semua tertib, harus ada koridor. Kita akan mensukseskan PON XX tahun 2021 Provinsi Papua, tapi ingat administrasi penting. Saya tidak mau administrasi kacau. Jadi mari kita bekerja dengan baik, saya minta sesama pengurus PB PON, jangan tertutup, saya minta terbuka, TNI dan POLRI siap membantu PB PON,” kata Waterpauw.
Lebih lanjut dikatakan Kapolda Waterpauw, berdasarkan pengalaman dari PON ke PON, beberapa daerah tuan rumah penyelenggaraan PON kerap mendapati masalah. Tentunya ini berhubungan dengan administrasi.
“Di satu sisi, saya sebagai pengurus PB PON, tetapi di sisi lain sebagai kapolda bertanggungjawab di bidang keamanan. Karena itu, mari kita bekerja secara jujur dan lebih serius lagi,” imbaunya. (*)
Editor: Dewi Wulandari
