Dishub: Rekayasa lalulintas darat dan danau tidak ada masalah

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani, Jubi – Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura, Alfons Awoitauw, menegaskan pihaknya dalam mendukung kegiatan PON XX tahun 2020 secara khusus rekayasa arus lalulintas darat dan transportasi di Danau Sentani tidak ada masalah.

Menurutnya, dari presentasi bersama Tim Anggaran Pendapatan Daerah, Tim Sinkroniasi Provinsi Papua dan Pusat, untuk rekayasa lalulintas darat untuk Standart Operasional Prosedur (SOP) ada di Kementerian Perhubungan RI, maka sistem rekayasa yang direncaakan nanti akan mengikuti ruas jalan.

“Sementara untuk rekayasa transportasi danau sudah tersedia sejumlah kapal pengangkut sebagai fasilitas pendukungnya. Informasi ini sudah kami paparkan langsung beberapa waktu lalu di Kementerian Perhubungan di Jakarta,” jelas Alfons, saat ditemui di Sentani, Selasa (15/1/2019).

Dikatakan, untuk pembangunan dermaga di Yabaso, pihaknya sedang menunggu pelepasan lahan. Setelah itu proses pekerjaannya melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara akan dikerjakan.

“Jadi dari sisi perencanaan dan kebutuhan untuk mendukung pelaksanaan PON 2020 di sini untuk Dinas Perhubungan, kami sudah mempersiapkan semuanya sesuai dengan yang diminta oleh pimpinan daerah. Dari perencanaan anggaran sebesar Rp 60 miliar sudah disetujui oleh Provinsi Papua, tinggal komunikasi dengan Kementerian Perhubungan,” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, mengatakan untuk penggunaan ruas jalan di Kabupaten Jayapura pada pelaksanaan PON 2020 nanti akan dibangun ruas jalan alternatif di beberapa tempat.

“Akan ada jalan alternatif dari Yabaso menuju Nendali, dan dari Nendali menuju Telaga Maya. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi tingkat kemacetan pada pelaksanaan PON 2020 nanti,” katanya. (*)

Related posts