Database pegawai diduga diretas, Kejagung : kami sedang menganalisis

hacke, peretasan Papua
Ilustrasi, pixabay.com
Papua No.1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak menjelaskan Kejaksaan Agung sedang menganalisis beredarnya database pegawai Kejaksaan RI yang diunggah di salah satu situs forum hacker. Leonard juga telah melakukan pengecekan terhadap seluruh sistem di Kejaksaan dan memastikan semua berjalan dengan normal.

“Pusdaskrimti sedang menelusuri apakah hal ini merupakan data peretasan lama atau kasus baru,” kata Leonard, Rabu malam, (17/2/2021).

Read More

Baca juga : Gojek bantu korban mengusut penipuan Rp28 juta di Papua 

Kasus aktivis Ravio, ini kata Mahfud MD

Pusdaskrimti Kejaksaan Agung terus berkomunikasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk menindaklanjuti informasi peretasan itu. Termasuk sudah meminta para pengguna aplikasi di internal Kejaksaan untuk melakukan penggantian password, sebagai langkah pencegahan.

“Kejaksaan RI melalui Pusat Data Statistik Kriminal dan Teknologi Informasi (Pusdaskrimti) sudah melakukan langkah antisipatif dengan mengimbau pengguna untuk mengganti password agar tidak terjadi penyalahgunaan aplikasi,” katanya.

Sebelumnya seorang pengguna di situs hacker raidforums.com mengunggah sejumlah data yang berisi nama lengkap, nomor telepon, alamat email dengan domain @kejaksaan.go.id, jabatan, pangkat kepegawaian dan nomor pegawai.

Data yang diunggah oleh pengguna bernama Gh05t666nero tersebut mirip seperti data pegawai Kejaksaan RI. (*)

Editor : Edi Faisol

Related posts