Papua No.1 News Portal | Jubi
Manokwari, Jubi – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi cuaca ekstrem di wilayah perairan Papua. Masyarakat diingatkan untuk mewaspadai kemungkinan tersebut selama dua hari ke depan.
“Gelombang tinggi berpeluang terjadi di Perairan Sorong, Manokwari, dan Utara Biak. Kemudian, Perairan Sarmi-Jayapura, dan Samudra Pasifik di Utara Papua Barat hingga Papua,” kata Kepala BMKG Stasiun Rendani Manokwari Denny Putiray, Selasa (17/12/2019).
Dia melanjutkan gelombang tinggi juga berpotensi terjadi di Perairan Raja Ampat, dan Teluk Cenderawasih. Gelombang tinggi dipicu oleh pembentukkan awan cumulonimbus yang mengakibatkan angin kencang.
“Awan ini pun berpotensi menimbulkan hujan deras disertai petir. Cuaca tersebut berpotensi besar terjadi di Perairan Raja Ampat, Sorong, Manokwari, Biak, Sarmi-Jayapura, dan Teluk Cenderawasih ,” jelas Denny.
Dalam dua hari ke depan, hujan berintensitas ringan juga diperkirakan menguyur secara merata di seluruh wilayah Papua Barat. Hujan tersebut kemungkinan terjadi pada sore hari.
“Angin di Perairan Manokwari pada umumnya berkecepatan 5-20 knots atau 10-40 kilometer per jam, dan bertiup dari arah barat ke utara. Kecepatan angin memicu terjadinya gelombang setinggi 1,75-3,5 meter,” kata Denny. (*)
Editor: Aries Munandar
