Covid-19, Inggris rencanakan cabut kewajiban isolasi mandiri

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Bengaluru, Jubi – Inggris sedang menyusun rencana agar masyarakat tidak wajib melakukan isolasi mandiri setelah tertular Covid-19. Perdana Menteri Boris Johnson ingin secara permanen mencabut undang-undang darurat virus corona karena kasus Covid-19 di Inggris terus menurun. Panduan resmi tentang protokol kesehatan akan tetap berlaku namun tidak akan ada denda atau hukuman bagi jika masyarakat melanggarnya.

Read More

“Rencana tersebut akan didiskusikan selama beberapa pekan mendatang dan diperkirakan akan diumumkan pada musim semi,”  tulis The Telegraph, dikutip Reuters dan Antara  Minggu (16/1/2022).

Baca juga : Sistem kesehatan Kanada diperkirakan kewalahan tangani Covid-19 Brazil mencapai puncak
Guru Prancis akan mogok terkait strategi hadapi Covid-19 di sekolah
Kaleidoskop 2021 Covid-19 terus mengancam dengan varian beragam

Menteri Kesehatan Inggris Sajid Javid sebelumnya mengatakan isolasi mandiri Covid-19 akan dipangkas menjadi lima hari dari tujuh hari jika seseorang dinyatakan negatif sebanyak dua kali. Sedangkan Perdana Menteri Johnson juga akan mencabut rencana cadangan (Plan B) pembatasan Covid-19, yang diperkenalkan bulan lalu untuk memperlambat penyebaran varian Omicron, menurut laporan Telegraph sebelumnya. (*)

Editor : Edi Faisol

 

 

Related posts