Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jayapura, Jubi – Ibrahim Conteh, pemain kelahiran Freetown, 6 April 1989 yang merupakan pemain sepak bola Sierra Leone dan saat ini bermain untuk Persipura mengaku betah dengan nuansa kekeluargaan yang diciptakan oleh para pemain maupun manajemen terhadap dirinya.
“Saya merasa kekeluargaan Persipura sangat bagus,” kata Conteh kepada Jubi, Kamis (13/6/2019) di Jayapura.
Nilai plus dari Conteh sendiri adalah bisa dimainkan di banyak posisi, dari mulai gelandang, penyerang lubang hingga sebagai winger. Conteh mengatakan, dirinya tidak lagi mengalami kendala dalam beradaptasi dengan tim dan kini lebih nyaman.
“Saya sudah merasa lebih baik dan sudah tidak ada kendala dengan adaptasi lagi,” ujar Conteh yang tercatat pernah membela timnas Sierra Leone tersebut.
Conteh mulai berkarier di negaranya dengan memperkuat klub FC Kallon, Sierra Leone pada 2008/2009 berposisi sebagai gelandang. Setelah itu praktis berjibaku di liga amatir Inggris bersama Grays Athletic dan kemudian beberapa klub selevel lainnya seperti Wire FC dan Cheshunt FC.
Eks gelandang PSIS Semarang itu juga mengaku sudah cukup mengenal karakter rekan-rekannya di Persipura yang menurutnya punya kualitas bagus di jagat sepak bola Indonesia.
“Tipikal permainan Persipura sudah saya ketahui khususnya para pemain. Mereka (pemain) punya stamina dan permainan yang sangat bagus,” katanya.
Conteh sendiri sempat memukau bersama Persipasi Bandung Raya kala tampil di Piala Jenderal Sudirman lalu. Bahkan ia sempat menarik minat Persib, dan disebut punya potensi menjadi the next Makan Konate.
Wilson Samonsabra, Koordinator Persipura Mania mengaku penampilan Conteh dibeberapa laga bersama Persipura menuai tepuk tangan dari para suporter khususnya ketika Persipura menghadapi tamunya PSS Sleman beberapa waktu lalu di Stadion Mandala Jayapura.
“Dia bermain cukup simpel. Ketika bola berada di kakinya, dia sudah tau harus diarahkan kemana bola itu. Kalau saya lihat, tipikal bermainnya sama dengan Zah Rahan Kranggar,” kata Wilson. (*)
Editor : Edho Sinaga
