Cina bantah ambilalih pangkalan militer AS di Afghanistan

Bandara, penerbangan, Papua

Papua No.1 News Portal | Jubi

Beijing, Jubi  – Pemerintah Cina membantah rumor tentang pengambilalihan pangakalan militer Bagram, Afghanistan, yang ditinggalkan pasukan militer Amerika Serikat. Pangkalan udara Bagram sebelumnya menjadi basis kekuatan angkatan udara AS selama menjalankan misi di Afghanistan.

Read More

“Saya katakan itu jelas-jelas berita palsu,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina (MFA) Wang Wenbin di Beijing, Selasa (7/9/2021) kemarin.

Baca juga : Kuliah dibuka kembali saat Taliban berkuasa, tapi ….

Ini langkah Rusia sebelum putuskan pengakuan Taliban 

Pemimpin G7 janji bersatu untuk menentukan sikap terhadap Taliban

Meski memiliki satu landasan pacu, pangkalan Bagram yang berada di Provinsi Parwan, Afghanistan, tersebut bisa didarati pesawat militer berbadan lebar, seperti Lockheed Martin C-5 Galaxy dan Antonov An-255. Selain tentang Bagram, rumor yang juga berkembang adalah pengambilalihan pangkalan udara Kandahar oleh Pakistan.

Sedangkan Cina dan pasukan gerilyawan Taliban yang baru saja berhasil menguasai Afghanistan sedang membahas masalah pengambilalihan tersebut. Bahkan para teknisi Pakistan juga diisukan sedang menginspeksi lima bekas pangakalan udara AS di Afghanistan.

Sehari sebelumnya Wang menegaskan kembali bahwa sikap China terhadap Afghanistan sudah sangat jelas. “Kami selalu menghormati kedaulatan, independensi dan integritas wilayah Afghanistan serta mendukung rakyat Afghanistan bebas memilih model pembangunan yang sesuai dengan situasi di sana,” ujar Wang menegaskan.

Juru bicara Taliban Zaibullah Mujahid menyatakan telah mengundang Cina, Pakistan, Rusia, Turki, dan Qatar dalam pengumuman formasi baru pemerintahan Afghanistan. “Perang telah berakhir dan kami berharap situasi di Afghanistan stabil,” ujar Mujahid.

Namun, Wang Wenbin belum memberikan jawaban atas telah diterima atau tidaknya undangan dari Taliban itu. (*)

Editor : Edi Faisol

Related posts