Papua No. 1 News Portal | Jubi
Merauke, Jubi – Kontingen Jawa Barat keluar sebagai juara umum cabang olahraga catur dalam hajatan PON XX Papua yang digelar di Swiss belhotel Kabupaten Merauke dengan total meraih 11 medali, yakni enam medali emas, tiga perak, dan dua perunggu.
Kontingen Papua berada di urutan kedua dengan total meraih tujuh medali, yakni dua emas, tiga perak, dan dua perunggu. Urutan ketiga adalah kontingen Kalimantan Timur dengan dua medali emas dan satu perak.
Menyusul di urutan keempat, DI Yogyakarta dengan dua emas dan satu perunggu. Kontingen DKI Jakarta denga satu emas, tiga perak, serta tiga perunggu.
Jawa Timur di urutan berikutnya dengan satu medali emas, dua perak, dan satu perunggu. Provinsi Banten dengan satu emas serta dua perunggu. Kalimantan Tengah dengan satu perak dan dua perunggu.
Selanjutnya, kontingen Bali dengan perak satu, Papua Barat perak satu, dan terakhir Provinsi Riau dengan satu perunggu. Sementara kontingen lain tak mendapatkan medali.
Baca juga: Catur Papua cetak sejarah di PON XX, raih emas untuk pertama kalinya
Ketua Panitia Pelaksana Cabor Catur, Soni Ronpau, dalam laporannya, Rabu (13/10/2021), mengatakan pertandingan catur memperebutkan 15 medali emas yang diikuti 100 atlet dari 23 kontingen.
“Kami panitia yang terbentuk sejak tahun 2019 lalu, terus melakukan rapat bersama PB PON Papua maupun Subda PON Klaster Merauke untuk mensukseskan PON XX Papua,” ungkapnya.
“Terima kasih untuk kerjasamanya selama ini dan sejarah telah mencatat di Kabupaten Merauke, pelaksanaan pertandingan catur berjalan aman dan lancar hingga tuntas,” katanya.
“Saya sangat bangga, karena di tempat ini, kontingen dari seluruh Indonesia bertemu di wilayah paling timur Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” imbuhnya.
Ketua Harian Subda PON Klaster Merauke, Eleanor Dumatubun, juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia, para atlet, pelatih, maupun wasit catur yang telah melaksanakan pertandingan dengan baik dan lancar.
“Ini juga adalah kebanggaan bagi masyarakat di Kabupaten Merauke, karena semua provinsi datang ke sini untuk melaksanakan enam cabang olahraga dalam hajatan PON XX,” ujarnya. (*)
Editor: Dewi Wulandari
