Cabor panjat tebing Papua targetkan dua medali emas PON XX

Papua
Koordinator Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Papua, Alvin, dan Manajer tim Panjat Tebing Papua, Lisa - Jubi/Sudjarwo Husain.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Cabang olahraga Panjat Tebing di iven Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Oktober tahun ini akan diikuti oleh 136 atlet dari 20 Provinsi se-Indonesia.

Sebanyak 16 di antaranya merupakan atlet Provinsi Papua. Meski terbilang baru, namun tuan rumah menargetkan dua medali emas cabor Panjat Tebing.

Read More

Koordinator Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Papua, Alvin menuturkan jika kesiapan para atletnya saat ini sudah cukup matang.

Meskipun timnya akan turun untuk pertama kalinya di iven PON, namun ia mengaku timnya sudah dalam kondisi siap tempur.

“Secara keseluruhan sih kita sudah siap untuk menurunkan atlet-atlet kita di Timika. Kami di cabang olahraga Panjat Tebing sendiri masih terbilang baru di PON XX ini, tapi kita optimistis karena jauh hari sebelumnya kita sudah latihan di Jayapura dan setelah tim sudah terbentuk, kami TC-kan secara terpusat,” kata Alvin kepada awak media Jubi belum lama ini.

Senada juga disampaikan Lisa selaku manajer tim Panjat Tebing Papua. Lisa mengungkapkan di debut perdana Panjat Tebing Papua menargetkan dua medali emas.

Ia sendiri optimistis timnya bisa melebihi target yang diberikan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua.

“Tim kita sudah latihan umum sejauh ini, dan kita optimis bisa mengejar target yang diberikan KONI yakni dua medali emas, tapi kita berharap sih bisa lebih. Di masa pandemi Covid-19 ini latihan atlet kita tetap berjalan seperti biasa dan tidak ada kendala karena latihannya juga di Indoor jadi tidak berpengaruh. Sekarang atlet kita lagi latihan di Jakarta, di Indoclimb, dari September kemarin. Satu tahun sebelumnya kita di Manahan Solo,” terang Lisa.

Dirinya optimis timnya bisa mendapatkan medali emas berkaca pada hasil yang didapat dalam beberapa Kejuaraan yang diikuti.

“Waktu ikut kejuaraan di Bogor kita dapat 7 emas, dan waktu di Bandung Desember lalu kita dapat 2 emas dan 1 perak. Semua atlet kita turunkan untuk menguji mental bertanding mereka, karena Panjat Tebing baru untuk Papua dari segi mental kita jauh tertinggal jadi harus banyak mengikuti kejuaraan. Harapan sih ke depannya kita akan uji tanding dengan provinsi lain, tapi belum tahu nantinya bagaimana,” ungkapnya.

Tim Panjat Tebing Papua akan diperkuat oleh 16 atlet terbaiknya di semua nomor pertandingan pada iven PON XX. Selain memprioritaskan atlet lokal, FPTI Papua juga mengontrak 3 atlet dari Jakarta.

“Kita saat ini punya 16 atlet, dan atlet yang kita kontrak ada 3 orang dari Jakarta, 2 putra dan 1 putri. Selebihnya kita turunkan atlet lokal,” bebernya. (*)

Editor: Edho Sinaga

Related posts