Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jayapura, Jubi – Penanganan Covid-19 di Papua membutuhkan dana sebesar 191 miliar. Karena itu, Bupati Yalimo, Lakius Peyon mengusulkan kepada Gubernur Papua, Lukas Enembe agar meninjau ulang pendanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 yang bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua.
“Kami minta Gubernur evaluasi dana otsus untuk pembiayaan PON. Mengingat merebaknya pandemi COVID-19 membuat hampir semua kabupaten mengalami kendala,” ujar Bupati Yalimo kepada Jubi, Kamis (10/4/2020).
Bupati Peyon berharap Gubernur bisa membuat kebijakan baru terkait pengurangan dana Otsus ubtuk dievaluasi dan disalurkan kembali ke kabupaten dan kota.
Menurutnya, saat ini pemerintah kabupaten dan kota memang membutuhkan dana cukup besar untuk menangani pandemi Covid-19. Apalagi kabupaten-kabupaten di wilayah pegunungan Papua.
Tahun 2020 ini Provinsi Papua mendapatkan alokasi dana Otsus sebesar Rp5,861 triliun. Kepala Bappeda Papua, Yohanes Walilo mengatakan tahapan pencairan dana Otsus ini akan dilakukan tiga tahap karena tahun 2020 ini Papua akan menyelenggarakan PON.
“Dalam rapat terbatas, Presiden menginstruksikan agar pencairan dana Otsus dipercepat, yang mana untuk tahap pertama akan dicairkan 30 persen di bulan ini, dan tahap kedua Juli dan ketiga Agustus atau September,” kata Walilo.
Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Papua menggunakan dana Otsus didukung dengan dana infrastruktur untuk mendukung pelaksanaan PON.
Sementara untuk pembagian dana Otsus ke kabupaten/kota masih akan didiskusikan kembali.
“Kemungkinan porsinya baru akan dikembalikan seperti semula di 2021,” katanya. (*)
Editor : Victor Mambor
