Papua No. 1 News Portal | Jubi
Merauke, Jubi – Bupati Merauke, Frederikus Gebze, minta kepada TNI/Polri untuk meningkatkan pengamanan di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) pasca pileg dan pilpres tanggal 17 April 2019.
Permintaan itu disampaikan Bupati Freddy kepada wartawan usai melakukan peninjauan di Kantor KPU Merauke, Sabtu (20/4/2019), yang didampingi Kapolres Merauke, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bahara Marpaung, dan Dandim 1707-Merauke, Letkol (Inf) Eka Candra Ganta.
Dikatakan, selain pengamanan di Kantor KPU Merauke, juga gudang logistik tempat penyimpanan surat suara.
“Saya juga berharap lima komisioner KPU Merauke, harus berada di tempat. Sehingga ketika ada permasalahan yang terjadi, sekiranya cepat diselesaikan secara bersama-sama,” pintanya.
“Kita juga harus sepakat melakukan sosialisasi kepada masyarakat bahwa ketika ada yang keluar masuk di gudang penyimpanan logistik, harus mengantongi izin terlebih dahulu,” katanya.
Kapolres Merauke, ABP Bahara Marpaung, mengatakan sejauh ini situasi masih aman terkendali. Mulai dari pencoblosan hingga perhitungan surat suara di tingkat TPS, berjalan dengan lancar.
“Memang saat ini ada dua distrik yakni Jagebob serta Anim Ha, sedang melakukan perhitungan surat suara. Kita berharap agar proses perhitungan berjalan sesuai harapan,” ungkapnya.
Kapolres juga minta semua petugas KPPS maupun PPD, agar menjalankan tugas serta tanggung jawab secara professional sehingga tak ada pihak yang merasa dirugikan. (*)
Editor: Dewi Wulandari
