Papua No. 1 News Portal | Jubi
Sentani, Jubi – Hingga Senin (5/7/2021), Pemerintah Kabupaten Jayapura belum menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat seperti yang diputuskan Pemerintah Provinsi Papua untuk menekan pandemi COVID-19. Warga Kabupaten Jayapura masih dapat beraktivitas tanpa ada pembatasan waktu untuk melakuan kegiatan ekonomi ataupun kegiatan lainnya.
Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw mengatakan pembatasan waktu aktivitas dan kegiatan ekonomi masyarakat akan diberlakukan di Kabupaten Jayapura. Akan tetapi, ia menyatakan penerapan PPKM tidak menjadi prioritas untuk menekan penyebaran COVID-19 di Kabupaten Jayapura.
Awoitauw menyatakan pihaknya tengah berfokus untuk memastikan seluruh warga, khususnya warga di kawasan perkotaan, untuk mengikuti vaksinasi COVID-19. “Aturan pembatasan waktu, kami tidak ikut. Yang penting saat ini adalah masyarakat divaksin dulu. [Soal] aturan pembatasan waktu aktifitas, ke depannya pasti akan dilakukan di sini. Namun, jumlah kasus terkofirmasi positif COVID-19 di sini baru mencapai tiga persen, maka yang utama adalah vaksinasi,” ujar Awoitauw di Sentani, ibu kota Kabupaten Jayapura, Papua, Senin (5/7/2021).
Ia menyatakan vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Jayapura dilakukan secara simultan, baik di tiga distrik kawasan perkotaan maupun di distrik yang jauh dari kawasan perkotaan. Pemerintah Kabupaten Jayapura telah berkoordinasi dengan Tim Satuan Tugas Percepatan Penanganan (Satgas) COVID-19 untuk memastikan semua warga yang berusia di atas 18 tahun mengikuti vaksinasi.
Baca juga: Penumpang pesawat ke Jawa dan Bali wajib tunjukkan sertifikat vaksin COVID-19
Awoitauw menyatakan sosialisasi vaksinasi COVID-19 juga telah dilakukan, dengan melibatkan tokoh agama dan tokoh adat di setiap kampung maupun distrik. “Kalau vaksinasinya di daerah berjalan lancar, saya yakin jumlah [konfirmasi positif COVID-19] akan menurun,” kata Awoitauw .
Juru Bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Jayapura, Khairul Lie mengatakan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 terus berjalan di wilayah perkotaan maupun di distrik yang jauh dari perkotaan. Khairul menyatakan antusiasme warga Kabupaten Jayapura untuk mengikuti vaksinasi COVID-19 di puskesmas maupun di tempat umum lainnya tinggi.
“Dosis [vaksin COVID-19] pada bulan Juni terpakai 18.439 [dosis]. [Yang terpakai untuk] vaksin tahap pertama 10.227 dosis, [dan yang terpakai untuk] vaksin tahap kedua 5.727 [dosis]. [Lainnya digunakan dalam vaksinasi massal di empat distrik mencapai 900 dosis, di halaman Gereja Katolik [Sentani] mencapai 1.200 dosis. Kami sempat meminta tambahan 5.000 dosis kepada perusahan farmasi dan Dinas Kesehatan Provinsi Papua,” kata Khairul.
Menurutnya, program “Serbuan Vaksinasi COVID-19 Gratis” yang digelar di Bandara Internasional They Hiyo Eluay, Sentani, pada pada 5 – 9 Juli 2021 juga diminati warga. “Hari pertama ini, di areal terminal bandara, 1.500 orang telah divaksin,” ujarnya. (*)
Editor: Aryo Wisanggeni G
