Bupati Jayapura gelar coffee morning dengan awak media

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, didampingi Plt Kadis Kominfo dan Asisten I Setda Kabupaten Jayapura saat coffee morning dengan awak media - Jubi/Engel Wally
Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, didampingi Plt Kadis Kominfo dan Asisten I Setda Kabupaten Jayapura saat coffee morning dengan awak media – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Untuk menindaklanjuti halaman kerja sama pemberitaan, Selasa (6/8/2019), Pemerintah Kabupaten Jayapura, dalam hal ini Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, menggelar coffee morning dengan sejumlah awak media yang setiap hari melakukan peliputan di lingkup Pemerintah Kabupaten Jayapura.

Read More

Dalam acara coffee morning tersebut, banyak hal yang dibicarakan, mulai dari pemberitaan hingga halaman kerjasama yang pada tahun ini belum dilaksanakan.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, mengatakan untuk halaman kerjasama media pasti akan dilakukan oleh pemerintah daerah dalam waktu dekat ini.

Menurutnya, dalam pemberitaan melalui halaman kerjasama yang berjalan selama ini harus lebih intens lagi dan fokus terhadap program kerja yang sudah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta sejumlah program kerja yang sudah dan sedang dilaksanakan saat ini.

“Pemerintah daerah saat ini lagi fokus bagaimana menjadikan distrik sebagai pusat pelayanan, pendidikan, dan pelatihan. Hal ini coba dimuat dalam pemberitaan, ada beberapa distrik yang dijadikan sebagai pilot project program tersebut. Termasuk sejumlah program kerja yang dilaksanakan,” jelas Bupati Awoitauw, di Sentani, Rabu (7/8/2019).

Dikatakan, iven nasional yang sedang dihadapi oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura adalah PON XX yang akan dihelat tahun 2020. Peran media sangat penting di sini untuk mempublikasikan apa yang saja persiapan  yang telah dilakukan, termasuk mempublikasikan semua potensi unggulan di daerah ini.

“Pariwisata, ekonomi kreatif, budaya, pendidikan, dan kesehatan tetapi juga fasilitas pendukung yang saat ini sedang dikerjakan guna suksesnya PON XX tahun 2020,” jelas Bupati Awoitauw.

Dalam program kerja pemerintahan daerah, lanjut Bupati Awoitauw, semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus terbuka dan menyampaikan hasil-hasil yang telah dilaksanakan maupun yang belum dikerjakan.

“Saya minta kepada OPD untuk tidak tertutup kepada media, manfaatkan media sebagai saluran penyampaian informasi perkembangan daerah ini dalam pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Lamekh Rumkabu, reporter TVRI Papua, mengatakan dalam setiap peliputan yang dilakukan oleh seoarang jurnalis, tidak dapat dibatasi oleh apapun.

“Mungkin ada hal-hal yang tidak dilaporkan oleh pimpinan OPD kepada bupati, di sana peran media sangat dibutuhkan. Sehingga ada evaluasi dan perhatian terhadap apa yang sedang dikerjakan oleh pemerintah daerah melalui OPD teknis. Soal harus mengacu kepada RPJMD, saya pikir hal tersebut dituangkan dalam aturan kerja sama yang akan dilakukan bersama antara pemerintah dan awak media,” pungkasnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Related posts