Bojonegoro Miliki Stok Beras bencana 32,5 Ton

Bojonegoro, Jubi/Antara – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Bojonegoro, Jawa Timur, memiliki stok beras bagi korban bencana terutama banjir sebanyak 32,5 ton yang bisa dimanfaatkan sewaktu-waktu untuk didistribusikan kepada warga juga kebutuhan dapur umum.

“Logistik berupa beras juga lainnya dalam menangani bencana terutama bencana banjir masih mencukupi,” kata Kepala BPBD Bojonegoro Andik Sudjarwo di Bojonegoro, Selasa (13/1).

Menurut dia, kalau memang logistik berupa beras juga lainnya, masih kurang tetap akan diusahakan mencarikan tambahan. “Kalau memang masih kurang kami akan menambah logistik.

Selain itu, Disnakertransos juga memiliki logistik untuk menangani bencana,” kata Kasi Sarana dan Logistik BPBD MZ. Budi Mulyono. Budi menjelaskan logistik beras yang tersedia untuk menangani bencana semula sebanyak 42,84 ton.

Namun, lanjutnya, stok beras tersebut, sebagian didistribusikan ke sejumlah lokasi yang biasa menjadi langganan banjir, di antaranya, di Desa Ledokkulon, Kecamatan Kota, Kecamatan Trucuk dan Kecamatan Kanor.

Selain itu, lanjut dia, sebagian beras juga dimanfaatkan untuk membantu korban banjir bandang di sejumlah lokasi, di antaranya, di sejumlah desa di Kecamatan Trucuk, Gondang dan Ngraho.

Ia juga menyebutkan BPBD masih memiliki stok karung sebanyak 19.450 lembar.”Selama Desember 2014 ada 7.250 lembar karung yang dimanfaatkan untuk memperbaiki tanggul sejumlah sungai yang jebol akibat banjir bandang,” jelasnya.

Sesuai data di BPBD setempat, logistik yang tersedia dalam menghadapi bencana di daerah setempat, selain beras dan karung yaitu sembako 382 paket, terpal 472 lembar, dan selimut 1.847 lembar. Selain itu, makanan siap saji 162 paket, kasur 295 buah, tikar 552 buah, “family kids” 101 paket dan berbagai kebutuhan lainnya.

Ia menambahkan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Bengawan Solo di Bojonegoro, juga akan mendukung kebutuhan logistik untuk penanganan teknis kerusakan tanggul.

“Kalau memang karung yang kita miliki habis ya kita akan meminta dukungan UPT Bengawan Solo,” tandasnya. (*)

Related posts

Leave a Reply