Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jayapura, Jubi – Badan Kepegawaian Daerah atau BKD Provinsi Papua sampai hari ini belum mendapat surat resmi dari Menpan RB terkait hasil tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) formasi 2018, untuk Papua.
Kepala BKD Papua Nicolaus Wenda, mengatakan belum adanya pengumuman resmi tes CPNS dikarenakan ada beberapa kabupaten yang belum menyerahkan hasil revisi soal kebutuhan pegawai kepada panitia seleksi nasional (Panselnas).
“Kabupaten yang belum serahkan hasil revisi, di antaranya Pegunungan Bintang dan Merauke,” kata Wenda di Jayapura, Senin (20/1/2020).
Menurut ia, Menpan RB mengharuskan setiap pemerintah provinsi, kabupaten dan kota untuk merevisi kebutuhan pegawai sesuai kebutuhan. Ini yang membuat hasil resmi belum ada sampai tahun ini.
“Jadi hasil revisi belum diserahkan ke Menpan, sehingga keterlambatan pengumuman hasil tes CPNS bukan karena kesalahan pemerintah pusat, tetapi Papua sendiri yang membuat lambat,” ujarnya.
Sementara terkait isu yang berkembang, hasil tes CPNS 2018 tidak akan diumumkan, dirinya menegaskan hal itu tidak benar, karena hasil revisi sementara ditunggu Panselnas untuk dicek kembali, apakah sudah sesuai dengan permintaan atau tidak.
“Saya harap Pencaker untuk bersabar menunggu hasil itu, dan tidak percaya isu-isu yang beredar,” katanya.
Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Paniai, Denci Meri Nawipa meminta peserta tes CPNS formasi 2018 di wilayahnya untuk tidak mempercayai pengumuman hasil tes yang marak beredar di media sosial.
Menurut ia, sampai hari ini hasil tes CPNS 2018 belum ada. Artinya masih menunggu keputusan resmi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia.
“Yang beredar di media sosial itu kabar bohong (hoax), karena hasil tes yang akan dikeluarkan nanti bukan hanya untuk Paniai saja, tetapi seluruh Papua dan Papua Barat yang akan diserahkan ke BKN kemudian diserahkan ke daerah,” kata Nawipa. (*)
Editor: Syam Terrajana
