Banyak acara atau ibadah Natal tidak dapat dilaksanakan, karena situasi dan kondisi pascabencana yang sangat tidak mendukung.
Papua No. 1 News Portal | Jubi
Sigi, Jubi – Jemaat Gereja Bala Keselamatan (BK) Korps 1 Kulawi, di Desa Bolapapu, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, terhambat menjalankan ibadah Natal. Kondisi itu akibat banjir bandang disertai lumpur, kayu dan batu yang terjadi pada Kamis (12/12/2019).
“Memang menjelang Natal ini, kami juga agak sedikit mengalami kesulitan pascabencana gempa 28 September 2018, kemudian ini banjir 12 Desember 2019,” kata Opsir Korps 1 Kulawi, Mayor Merling Sandjo, Minggu, (15/12/2019).
Baca juga : Bupati pastikan pembangunan kembali permukiman korban banjir
Musim hujan warga diimbau waspada longsor dan banjir
Daerah ini masih rawan longsor dan banjir bandang
Menurut Merling banyak acara atau ibadah Natal tidak dapat dilaksanakan, karena situasi dan kondisi pascabencana yang sangat tidak mendukung. “Berbagai acara Natal tidak bisa dilaksanakan, mengingat situasi dan keadaan yang dalam suasana duka karena bencana,” ujar Merling menambahkan .
Namun ia meyakinkan kepada jemaat sedang berupaya agar Natal tetap bisa terlaksana, walaupun situasi dan kondisinya berbeda. Tercatat jemaat yang terdampak bencana banjir bandang pada Kamis (12/12/2019) kurang lebih mencapai 100 kepala keluarga (KK).
Saat ini jemaat Gereja Bala Keselamatan Korps 1 Kulawi mengungsi di hunian sementara (Huntara) yang sebelumnya dibangun untuk korban gempa.
“Jemaat mengungsi di daerah yang aman, mereka jauh dari sungai. Kami mengantarkan mereka makanan setiap pagi dan siang, malam,” kata Merling menjelaskan.
Ia berharap pemerintah melakukan normalisasi sungai, sebagai bentuk upaya minimalisir dampak bencana banjir bandang.
Saat ini kegiatan ibadah tidak berlangsung di gereja permanen, melainkan berlangsung di gereja sementara karena gedung gereja permenan tidak dapat difungsikan. (*)
Editor : Edi Faisol
