Bangkitkan generasi emas Papua melalui penguatan ekonomi dan SDM

papua-umkm-sdm
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, saat mengalungkan tanda peserta kepada salah satu peserta pelatihan Peningkatan Kapasitas dan Kualitas SDM UMKM melalui Pemasyarakatan dan Pelatihan Kewirausahaan yang digelar di Swiss-belhotel Jayapura, Papua, Senin (12/10/2020) - Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan generasi emas Papua bisa bangkit melalui penguatan ekonomi dan sumber daya manusia (SDM).

Hal itu diungkapkan saat memberikan sambutan dalam Pelatihan Peningkatan Kapasitas dan Kualitas SDM UMKM melalui Pemasyarakatan dan Pelatihan Kewirausahaan dengan tema “UMKM Eksis dan Mampu Beradaptasi pada Masa Pandemi dan New Normal Covid-19″ di Swiss-belhotel Jayapura, Senin (12/10/2020).

Read More

Menurut Rustan, generasi muda Papua, khususnya bagi mereka yang menekuni UMKM, harus berinovasi dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang tersedia sehingga mampu tampil lebih baik dalam berwirausaha.

Dikatakan Rustan, pelatihan UMKM bekerja sama dengan Kementerian Perindagkop, pemerintah daerah, dan Yayasan Papua Muda Inspiratif tersebut jangan disia-siakan.

“Apa kelebihan dan kekurangan saya harus terus digali. Potensi ekonomi pemuda bisa berubah bila dimanfaatkan dengan baik dan memperkuat ekonomi dan SDM melalui kerja sama,” ujar Rustan.

Dikatakan Rustan, kondisi ekonomi di tengah pandemi Covid-19 sangat sulit, apalagi membuka atau mengembangkan usaha sehingga harus memanfaatkan platform penjualan melalui internet agar bisa menambah penghasilan.

“Kalau mau berhasil harus jujur, kalau mau sukses harus sabar. Harus ada hasil dari kegiatan ini dengan mengubah pola pikir, apapun usahanya harus tetap berkembang. Untuk mengubah pendapatan harus berusaha sehingga bisa sukses,” ujar Rustan.

Baca juga: UMKM berkontribusi signifikan pada PAD Kota Jayapura

Ketua Yayasan Papua Muda Inspiratif Pusat, Rini Setiani Sutrisno Modouw, mengatakan ada 160 peserta yang mengikuti pelatihan tersebut. Pelatihan digelar untuk meningkatkan kapasitas SDM, khususnya dalam pemanfaatan potensi lokal melalui koperasi dan UMKM untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kegiatan selama tiga hari. Dari sisi ekonomi menjadi concern kami untuk bersama-sama membangkitkan generasi muda Papua dalam berwirausaha, dan itu dimulai dari anak-anak Papua,” ujar Modouw.

Dikatakan Modouw, sudah ada 300 pelaku UMKM yang bergerak dalam usaha kuliner, perikanan, dan kerajinan tangan, yang tersebar di tujuh wilayah adat.

“Ini adalah tugas bersama, kita tidak bisa jalan sendiri. Saya yakin 5-10 tahun ke depan bisa berkembang. Harus saling mendukung, bersatu, dan berkarya bagi Tanah Papua,” ujar Modouw.

Modouw menambahkan agar pelatihan kewirausahaan terus ditingkatkan supaya mengembangkan usaha masyarakat khususnya anak muda sehingga mampu bersaing baik lokal maupun nasional.

Kadisperindagkop dan Tenaga Kerja Papua, Omah Laduani Ladamai, mengatakan akan terus berupaya mendampingi dalam bidang permodalan dan pemasaran secara bertahap.

“Jangan mudah putus ada dalam berusaha. Terus menghasilkan dan mengembangkan produk unggulan sehingga laku saat dijual sehingga bisa menumbuhkan perekonomian dan sumber daya manusia bagi pemuda,” ujar Ladamai. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Related posts